GERAKAN MASYARAKAT UNGKAP RESMI BERDIRI DI 38 PROVINSI SE-INDONESIA

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pelindungnegeri.com-
Gerakan Masyarakat Usaha Nyata Gerak Pantau Kebijakan Aturan Publik (GERMAS UNGKAP) secara resmi menyatakan telah terbentuk dan berdiri di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Kehadiran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di setiap provinsi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dan sosial kontrol masyarakat dalam mengawal kebijakan publik.
GERMAS UNGKAP hadir dengan semangat transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Organisasi ini berkomitmen untuk melakukan pemantauan terhadap kebijakan dan aturan publik di berbagai sektor, serta bersinergi dengan media cetak, televisi, online, dan platform digital guna memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat bersifat objektif dan berimbang.
Ketua Umum GERMAS UNGKAP Imron Rosyadi ,S.ag menyampaikan bahwa terbentuknya kepengurusan di 38 provinsi merupakan wujud nyata komitmen organisasi untuk menjangkau seluruh wilayah Nusantara. Dengan struktur kepengurusan yang solid mulai dari Ketua, Sekretaris, hingga Bendahara di setiap DPW, diharapkan roda organisasi dapat berjalan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Adapun DPW GERMAS UNGKAP kini telah terbentuk di seluruh provinsi, antara lain di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku, hingga seluruh Tanah Papua. Setiap DPW dipimpin oleh putra-putri daerah yang dinilai memiliki integritas dan komitmen dalam mengawal kepentingan publik di wilayahnya masing-masing.
Dengan terbentuknya kepengurusan di 38 provinsi, GERMAS UNGKAP menegaskan komitmennya untuk:
Mengawal dan memantau kebijakan pemerintah agar berpihak kepada masyarakat.
Menjadi wadah aspirasi publik yang konstruktif dan solutif.
Mendorong transparansi serta pencegahan praktik penyimpangan kebijakan.
Membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dan media.
GERMAS UNGKAP juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menyampaikan informasi, kritik, dan saran demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan berkeadilan.
Dengan berdirinya organisasi ini secara nasional, diharapkan GERMAS UNGKAP mampu menjadi garda terdepan dalam gerakan pengawasan kebijakan publik yang profesional, independen, dan berintegritas demi kemajuan Indonesia.
( Red )

Baca Juga:  Korban yang Melapor dalam Kasus Taufik Bertambah, Mahasiswi Mengaku Sudah Membuat Laporan Sejak 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Pekerja Proyek Tewas Terjebak di Gorong-gorong Cipayung, Diduga Akibat Gas Beracun
Dua Residivis Curanmor Ditangkap Saat Hendak Jual Motor Curian Lewat COD
Pelaku Ganjal ATM Menangis Saat Dikepung Warga, Polisi Sita 17 Kartu ATM
Korban yang Melapor dalam Kasus Taufik Bertambah, Mahasiswi Mengaku Sudah Membuat Laporan Sejak 2024
Ahmad Sahroni Kecam Aksi “Bang Jago” Aniaya Pemotor di Jagakarsa
Pasar Tanah Abang Tetap Jadi Pusat Grosir Favorit, Dipadati Pengunjung dan Pedagang dari Berbagai Daerah
Prabowo Peringatkan Penyandang Dana Aksi Demonstrasi, Pengamat Soroti Pesan Politik di Baliknya
Polisi Tangkap Buron Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Bandung
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:12 WIB

Tiga Pekerja Proyek Tewas Terjebak di Gorong-gorong Cipayung, Diduga Akibat Gas Beracun

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:48 WIB

Dua Residivis Curanmor Ditangkap Saat Hendak Jual Motor Curian Lewat COD

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:52 WIB

Pelaku Ganjal ATM Menangis Saat Dikepung Warga, Polisi Sita 17 Kartu ATM

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:43 WIB

Korban yang Melapor dalam Kasus Taufik Bertambah, Mahasiswi Mengaku Sudah Membuat Laporan Sejak 2024

Senin, 6 Juli 2026 - 08:06 WIB

Ahmad Sahroni Kecam Aksi “Bang Jago” Aniaya Pemotor di Jagakarsa

Berita Terbaru