MANDAILING NATAL l Pelindungnegeri.com-Hampir dua tahun lamanya batang kayu tumbang dibiarkan berada di badan jalan di Desa Sikumbu, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal.
Kayu tersebut menutupi hampir separuh badan jalan dan cukup mengganggu pengguna kendaraan yang melintas.
Kondisi tersebut akhirnya mendapat perhatian serius. Camat Lingga Bayu bersama Babinsa dan Kepala Desa Sikumbu turun langsung ke lokasi untuk melakukan pembersihan serta mengangkat batang kayu yang selama ini menghambat akses masyarakat dengan memakai Alat berat (Beko).
Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan pada Jum’at (11/9/2026) sore. Camat Lingga Bayu bersama jajaran dan masyarakat bahu-membahu memotong, memindahkan serta membersihkan sisa-sisa kayu dari badan jalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi badan jalan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut.
Batang kayu yang berada di tengah badan jalan dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.
Terlebih, posisi kayu yang menutupi hampir separuh ruas jalan membuat pengendara harus lebih berhati-hati ketika melintas dan berpapasan dengan kendaraan lain.
Dalam kegiatan tersebut, Danramil 0212-16/BTN diwakili Babinsa Serka Kholis Nasution, Sertu Lukman Harun dan Serda Adi Sucipto.
Turut terlibat Camat Lingga Bayu Adi Melferi S.H, M.M, Kepala Desa Sikumbu Ali Asmin Nasution, Lurah Simpang Gambir Amal Alamsyah S.sos,Aparatur Desa dan masyarakat Desa Sikumbu serta pihak lainnya Irsan Pratama.
Camat dan Babinsa Pilih Turun Langsung
Penanganan kayu tumbang tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah kecamatan dan aparat kewilayahan terhadap persoalan yang langsung bersentuhan dengan aktivitas masyarakat.
Camat Lingga Bayu Adi Melferi S.H, M.M bersama Babinsa tidak hanya memberikan arahan, tetapi ikut turun langsung bersama masyarakat dalam proses pembersihan dan pengangkatan batang kayu, dan bahkan tak menyurutkan niat walau pun di guyur hujan .
Semangat gotong royong pun terlihat dalam kegiatan tersebut. Dengan bekerja bersama, batang kayu yang selama ini menutupi sebagian badan jalan akhirnya berhasil disingkirkan sehingga akses masyarakat menjadi lebih terbuka.
Kepala Desa Sikumbu Apresiasi Kepedulian Camat dan Babinsa
Kepala Desa Sikumbu Ali Asmin Nasution menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Camat Lingga Bayu beserta Babinsa yang telah turun langsung membantu membersihkan batang kayu tersebut.
Menurutnya, kehadiran langsung Camat dan Babinsa merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menciptakan akses jalan yang lebih aman dan nyaman.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Camat Lingga Bayu dan Babinsa yang sudah turun langsung membantu kami membersihkan dan mengangkat batang kayu ini. Ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat kami hargai,” ujar Ali Asmin Nasution.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang ikut bergotong royong dalam kegiatan tersebut.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini, akses jalan masyarakat menjadi lebih lancar dan aman. Kami berharap semangat kebersamaan seperti ini terus dipertahankan,” tambahnya.
Ali Asmin juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Abang Abadi Lancat yang selama ini disebut selalu hadir dan ikut membantu berbagai kegiatan Forkopimcam di Lingga Bayu.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat merupakan bentuk kebersamaan yang sangat penting dalam menyelesaikan persoalan di lapangan.
Selama kegiatan pembersihan batang kayu tersebut situasi lalu lintas berjalan aman dan lancar dengan situasi buka tutup bagi pengendara yang melintas diareal tersebut baik mobil atau pun sepeda motor .
Pembersihan berlangsung secara aman dan lancar. Batang kayu yang sebelumnya menutupi hampir separuh badan jalan berhasil diangkat dari lokasi sehingga pengguna jalan kini dapat melintas dengan lebih leluasa.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan kecil di lingkungan masyarakat dapat berdampak besar apabila dibiarkan.
Dengan sinergi pemerintah, aparat dan masyarakat, hambatan di jalan pun akhirnya dapat diselesaikan secara bersama-sama melalui semangat gotong royong.
(Jasuti)















