Tiga Pekerja Proyek Tewas Terjebak di Gorong-gorong Cipayung, Diduga Akibat Gas Beracun

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PelindungNegeri.com- Tiga pekerja proyek dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak di dalam gorong-gorong di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Ketiganya diduga meninggal akibat menghirup gas beracun yang mengendap di dalam saluran tersebut.

Peristiwa bermula saat salah seorang pekerja turun ke dalam gorong-gorong untuk melakukan pekerjaan perbaikan. Namun, korban tiba-tiba pingsan di dalam saluran. Mengetahui rekannya tidak sadarkan diri, dua pekerja lainnya berusaha memberikan pertolongan dengan masuk ke dalam gorong-gorong.

Nahas, kedua pekerja tersebut juga mengalami kondisi serupa dan tidak dapat keluar dari saluran. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur segera mendatangi lokasi dan melakukan proses evakuasi. Proses penyelamatan berlangsung hampir dua jam karena kondisi gorong-gorong yang sempit dan berisiko tinggi.

Baca Juga:  Aksi Kemanusiaan Untuk Korban Bencana Sosial (Sidenpopo/Halteng) Kapolres Halut: POLRI Tidak Sekedar Memberi Perlindungan Hukum. ini Penyampaian Kapolres.!

Setelah berhasil dievakuasi, ketiga korban dinyatakan meninggal dunia. Jenazah para korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Dugaan sementara, ketiga korban meninggal akibat terpapar gas beracun yang berada di dalam saluran air.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), terutama bagi pekerja yang bertugas di ruang terbatas yang berpotensi mengandung gas berbahaya.

Penulis : Nur.d

Editor : Nur Diani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu
Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital
Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif
Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor
Jaga Kekompakan dan Kepedulian Sosial, LSM Elang Mas Pesisir Selatan Pererat Hubungan Antaranggota
Sinergi Lintas Sektoral Sukseskan Pelacakan (Tracing) TB Paru di Sejumlah Lokus Wilayah Mandailing Natal
Ketum GERMAS UNGKAP Ade Julhaidir Desak DPR-MPR Tampung Aspirasi Rakyat soal Polemik Putusan MK dan Ijazah Gibran
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor

Berita Terbaru