DPRD Batam Tak Berdaya: Sidak 2 Jam ke PT JFC Stone Berakhir di Depan Gerbang

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam,pelindungnegeri.com — Kewibawaan DPRD Kota Batam tercoreng lagi. Sidak mendadak Komisi IV DPRD bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) ke PT JFC Stone di kawasan Kabil, Kecamatan Nongsa, Selasa (21/4/2026), berujung memalukan: rombongan legislatif terjebak di luar pagar selama hampir dua jam tanpa akses masuk.

Aksi pengawasan itu menyusul laporan dugaan pelanggaran ketenagakerjaan, terutama pekerja yang tidak didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Namun, manajemen perusahaan tak kunjung merespons atau membuka gerbang. “DPRD dan Disnaker menunggu di luar gerbang hampir dua jam tanpa kejelasan dari manajemen,” ujar Tapis Dabbal Siahaan kepada awak media di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapal Tenggiri Disorot: Jerigen BBM Subsidi, Izin Kedaluwarsa, 3 Pelaku Diamankan Polda Kepri

Ketua Komisi IV DPRD Batam, Dandis Raja Guk Guk, ST, yang memimpin langsung, juga gagal menembus akses. Situasi ini memicu tanda tanya besar: apa yang disembunyikan PT JFC Stone? Sikap tertutup perusahaan ini dinilai sebagai bentuk pembangkangan terhadap otoritas pengawasan resmi.

Baca Juga:  Seminggu Jelang Lebaran, Jalinsum Jembatan Merah–Simpang Gambir Rusak Parah: UPTD Bina Marga Kemana?

Pengamat menyebut kejadian ini sebagai “tamparan keras bagi marwah DPRD”. “Kalau DPRD saja tidak dianggap, bagaimana nasib perlindungan pekerja di dalam? Ini bukan insiden biasa, tapi bukti lemahnya daya tekan legislatif terhadap industri,” katanya.

Kabar Bayi “Ditemukan” di Simpang Gambir Ternyata Melenceng, Polisi Pilih Jalur Damai

Kejadian serupa bukan yang pertama. Pola pengabaian sidak resmi kian menguat, menunjukkan pengawasan ketenagakerjaan di Batam masih mandek di lapangan. Publik kini menanti langkah tegas DPRD dan Disnaker—bukan sekadar kunjungan simbolik. Jika pelanggaran terbukti dan dibiarkan, bukan hanya pekerja yang dirugikan, tapi juga kredibilitas institusi negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Tegaskan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg Wajib Patuhi HET Rp18.500
Kementerian P2MI Tambah Alokasi Pelatihan bagi Calon Pekerja Migran Asal Garut
Bupati Garut Terima Audiensi Forum Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Garut Bersatu
Disnakertrans Garut Ingatkan Warga Hindari Jalur Nonprosedural untuk Bekerja di Luar Negeri
Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Sekda dan Kepala Bakesbangpol Selama 35 Tahun
Pasir Tongkang Diduga Ilegal Masuk Batam untuk Menopang Pertumbuhan Konstruksi
Sambut HUT PGRI ke-81, PGRI Garut Kota Gelar Lomba Mewarnai, 390 Anak TK Tunjukkan Kreativitas
Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Bupati Garut Tegaskan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg Wajib Patuhi HET Rp18.500

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Kementerian P2MI Tambah Alokasi Pelatihan bagi Calon Pekerja Migran Asal Garut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Bupati Garut Terima Audiensi Forum Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Garut Bersatu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Disnakertrans Garut Ingatkan Warga Hindari Jalur Nonprosedural untuk Bekerja di Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Sekda dan Kepala Bakesbangpol Selama 35 Tahun

Berita Terbaru