Dalan Lidang,Pantai Barat, Mandailing Natal l Pelindungnegeri.com–
Atmosfer Grand Final Turnamen Mahasiswa Cup I Se-Pantai Barat berlangsung meriah dan penuh semangat di Lapangan Hijau Desa Dalan Lidang, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Minggu (31/05/2026).
Partai puncak yang mempertemukan Fathil FC Patiluban Hilir Kecamatan Natal melawan Baringin Jaya Kecamatan Ranto Baek tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga momentum kampanye penyelamatan generasi muda dari ancaman narkoba.
Kehadiran Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, menjadi magnet tersendiri bagi ribuan masyarakat dan pecinta sepak bola yang memadati area lapangan sejak sore hari. Dalam sambutannya, Atika memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang telah sukses menyelenggarakan turnamen yang melibatkan tim-tim terbaik dari kawasan Pantai Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kegiatan olahraga seperti Mahasiswa Cup merupakan wadah yang sangat positif dalam membina generasi muda agar terhindar dari berbagai perilaku negatif, terutama penyalahgunaan narkoba yang saat ini semakin mengkhawatirkan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan turnamen ini.
Kegiatan olahraga seperti ini sangat positif karena mampu menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan bakat dan energinya ke arah yang benar,” ujar Atika di hadapan para penonton.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyoroti bahaya narkoba yang kini telah merambah hingga ke pelosok desa.
“Narkoba saat ini bukan hanya beredar di kota-kota besar, tetapi sudah masuk hingga ke pelosok desa. Korbannya bukan hanya orang yang memiliki banyak uang. Bahkan dengan uang Rp15 ribu saja, anak-anak kita sudah bisa mendapatkan barang berbahaya tersebut. Karena itu, pemberantasan narkoba tidak akan berhasil tanpa dukungan dan pengawasan dari para orang tua di rumah,” tegasnya.
Pesan tersebut mendapat perhatian serius dari masyarakat yang hadir. Atika mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi benteng pertama dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan bangsa.
Selain menyampaikan pesan anti narkoba, Atika juga menyampaikan salam dari Bupati Mandailing Natal yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas di luar daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal Ahmad Yusuf dari Fraksi PKS, Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal Salman Nasution S.P dari Fraksi Golkar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Perpustakaan, Camat Lingga Bayu, Camat Natal, Camat Ranto Baek, Danramil 16/Batang Natal Kapten Inf Zamril, Kapolsek Lingga Bayu, Kepala Puskesmas Simpang Gambir, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para kepala desa, unsur panitia turnamen, serta ratusan suporter dari berbagai kecamatan di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal.
Untuk memastikan jalannya pertandingan berlangsung aman dan tertib, Danramil 16/Batang Natal Kapten Inf Zamril bersama anggota Koramil melaksanakan pengamanan selama pertandingan berlangsung. Pengamanan juga didukung oleh personel Polsek Lingga Bayu serta unsur panitia yang bersinergi menjaga kondusivitas turnamen hingga selesai.
Ketua Panitia Mahasiswa Cup I Se-Pantai Barat, Ahmad Afandi, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan turnamen yang berlangsung aman, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.
Sementara itu, pertandingan final berlangsung sengit sejak peluit kick-off dibunyikan. Kedua tim tampil agresif dan saling menekan demi meraih trofi juara. Namun Fathil FC Patiluban Hilir tampil lebih efektif dan berhasil mengamankan kemenangan dengan skor meyakinkan 2-0 atas Baringin Jaya Kecamatan Ranto Baek.
Kemenangan tersebut disambut meriah oleh para pendukung Fathil FC yang memadati sisi lapangan. Sorak sorai dan tepuk tangan menggema saat wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Dengan hadirnya Wakil Bupati Mandailing Natal di tengah-tengah masyarakat dan pecinta sepak bola, Grand Final Mahasiswa Cup I Se-Pantai Barat tidak hanya menjadi laga perebutan gelar juara. Lebih dari itu, pertandingan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa lapangan hijau bukan hanya tempat mencetak gol kemenangan, tetapi juga arena mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, serta bebas dari narkoba.
“Dari lapangan hijau menuju masa depan yang gemilang; mencetak gol di gawang lawan penting, tetapi menjaga anak-anak dari jeratan narkoba jauh lebih penting.”
(Jasuti)



















