Daerah Penghasil Mulai Melawan? Kepala Daerah Kompak Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan (Sumut) l Pelindungnegeri.com-Gelombang protes dari daerah kini mulai menggema hingga ke Senayan. Sejumlah kepala daerah secara terbuka menyuarakan kekecewaan terhadap hubungan fiskal antara pemerintah pusat dan daerah yang dinilai belum berkeadilan.

Yang menarik, suara keberatan itu justru datang dari daerah-daerah yang selama ini dikenal sebagai penyumbang besar bagi perekonomian nasional.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan kesulitan pemerintah daerah dalam membayar gaji PPPK hingga akhir tahun. Padahal, Maluku Utara merupakan salah satu pusat industri nikel yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak meminta dari DAU. Kami tidak meminta dibayar oleh APBN. Kami hanya minta sebagian dari 60 persen Dana Bagi Hasil dikembalikan,” tegasnya.

Nada serupa datang dari Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Dengan ungkapan yang mencuri perhatian, ia menggambarkan beratnya kondisi fiskal daerah yang harus dihadapi saat ini.

“Ibarat kami ini, jatuh ditimpa tangga, dikejar anjing gila lagi,” ujarnya di hadapan anggota DPR.

Sindiran paling tajam dilontarkan Bupati Siak, Afni Zulkifli. Ia mempertanyakan keadilan pembangunan setelah daerahnya menyetor penerimaan besar ke kas negara.

Baca Juga:  Tuntut Kepastian Hukum, LBH Arya Mandalika Akan Gelar Demo di Polsek Kota Karawang Terkait Dugaan Perusakan Mobil

“Daerah kami tahun lalu setor Rp1 triliun ke pemerintah pusat, tapi balasannya jalan nasional hanya satu kilometer. This is not fair!” katanya.

Pernyataan para kepala daerah tersebut kembali membuka perdebatan lama mengenai Dana Bagi Hasil (DBH) dan keadilan fiskal. Banyak daerah penghasil sumber daya alam merasa kontribusi mereka terhadap negara tidak sebanding dengan anggaran yang kembali untuk membiayai pembangunan, infrastruktur, maupun pelayanan publik.

Di tengah tuntutan membayar gaji PPPK, memperbaiki jalan, membangun fasilitas publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, daerah-daerah penghasil mulai mempertanyakan: sampai kapan mereka hanya menjadi penyumbang, tanpa menikmati hasil yang proporsional?

Jika keluhan ini terus berulang tanpa solusi yang jelas, bukan tidak mungkin muncul gelombang tuntutan yang lebih besar dari daerah-daerah penghasil. Sebab bagi mereka, kekayaan sumber daya alam tak banyak berarti jika pemerintah daerah tetap kesulitan membiayai kebutuhan dasar rakyatnya.

(Jasuti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Dorong Pengembangan Domba Garut untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat
Ponpes Nurul Fatah Gelar Maulid, Wisuda Tahfidz dan Amtsilati, Serta Khitanan Masal
Karhutla Hanguskan 10 Hektare Lahan di Pemulutan Barat, Polisi Ingatkan Warga Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan
Lantik Pengurus DHR-45, Bupati Garut Tekankan Nilai Perjuangan dan Kemandirian
Dua Tahun Kayu Tumbang Tutupi Separuh Badan Jalan Di Desa Sikumbu, Camat dan Babinsa Turun Langsung Angkat Batang Kayu Pakai Alat Berat
Polsek Lingga Bayu Gelar Jumat Berkah, Salurkan Tali Asih kepada Warga Desa Aek Garingging
Rusli Bacan Nyatakan Kesiapan Ikut Kontestasi Pilkades Telukbango 2026–2034
SDN 1 Cimanganten Raih 8 Prestasi di Bidang Seni, Agama, dan Bahasa Sunda Tingkat Kecamatan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 02:01 WIB

Bupati Garut Dorong Pengembangan Domba Garut untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 13 September 2026 - 23:22 WIB

Ponpes Nurul Fatah Gelar Maulid, Wisuda Tahfidz dan Amtsilati, Serta Khitanan Masal

Minggu, 13 September 2026 - 04:28 WIB

Karhutla Hanguskan 10 Hektare Lahan di Pemulutan Barat, Polisi Ingatkan Warga Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

Sabtu, 12 September 2026 - 23:05 WIB

Lantik Pengurus DHR-45, Bupati Garut Tekankan Nilai Perjuangan dan Kemandirian

Sabtu, 12 September 2026 - 01:19 WIB

Dua Tahun Kayu Tumbang Tutupi Separuh Badan Jalan Di Desa Sikumbu, Camat dan Babinsa Turun Langsung Angkat Batang Kayu Pakai Alat Berat

Berita Terbaru