Pantai Barat, Mandailing Natal l Pelindungnegeri.com– Kegiatan Pengembangan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Satuan Pendidikan Dasar Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mandailing Natal resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari di SMP Negeri 1 Lingga Bayu. Kegiatan ini diikuti oleh para guru dan tenaga kependidikan dari tujuh kecamatan di wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal.
Penutupan kegiatan berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Lingga Bayu Adi Melferi Lubis, S.H., M.M., Korwil XII Dinas Pendidikan Kecamatan Lingga Bayu, Lurah Alamsyah, S.Sos., serta Babinsa Serka Kholis Nasution yang mewakili Danramil 16/Batang Natal. Turut hadir pula para fasilitator dari tingkat Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Mandailing Natal yang selama tiga hari memberikan pendampingan dan pembinaan kepada seluruh peserta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Camat Lingga Bayu Adi Melferi Lubis, S.H., M.M. menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mandailing Natal yang telah mempercayakan Kecamatan Lingga Bayu sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, dipilihnya Kecamatan Lingga Bayu sebagai lokasi kegiatan merupakan sebuah kebanggaan sekaligus bukti bahwa wilayah Pantai Barat memiliki kesiapan dalam mendukung program peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan.
“Kami merasa bangga karena Kecamatan Lingga Bayu dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan penting ini. Semoga seluruh ilmu, pengalaman, dan inovasi yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di sekolah masing-masing sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Pantai Barat, khususnya Kabupaten Mandailing Natal,” ujar Camat.
Ia juga menegaskan bahwa kemajuan dunia pendidikan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.
Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, Korwil Dinas Pendidikan, pihak kelurahan, dan Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa sinergi antarinstansi di tingkat kecamatan berjalan dengan baik dalam mendukung kemajuan pendidikan.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta memperoleh berbagai materi mengenai pengembangan karier pendidik dan tenaga kependidikan, peningkatan kompetensi profesional, penguatan kapasitas guru, strategi pembelajaran, hingga tata kelola pendidikan yang lebih efektif. Seluruh materi disampaikan langsung oleh para fasilitator dari tingkat Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Mandailing Natal melalui sesi pembelajaran, diskusi, praktik, dan pendampingan.
Melalui pelatihan ini diharapkan lahir perubahan dalam pendekatan pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Selain meningkatkan kompetensi akademik guru, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat pola pembimbingan yang edukatif dalam menghadapi berbagai tantangan moral yang dihadapi anak-anak Sekolah Dasar di tengah pesatnya perkembangan teknologi, media sosial, dan perubahan sosial masyarakat. Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi penerus bangsa.
Pada acara penutupan, panitia juga memberikan penghargaan kepada sejumlah peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan partisipasi aktif selama mengikuti pelatihan. Penghargaan diberikan dalam beberapa kategori, di antaranya Peserta Terbaik, Peserta Teraktif, dan Peserta Paling Inspiratif, yang disambut antusias oleh seluruh peserta.
Korwil XII Dinas Pendidikan Kecamatan Lingga Bayu menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat menjadi motor penggerak perubahan di sekolah masing-masing dengan mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan.
Sementara itu, Babinsa Serka Kholis Nasution yang hadir mewakili Danramil 16/Batang Natal menyampaikan bahwa TNI akan terus mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun karakter generasi muda.
Menurutnya, pembentukan karakter, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air harus dimulai sejak usia dini melalui sinergi antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan seluruh komponen masyarakat.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mandailing Natal dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan, para pendidik diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih kreatif, adaptif, dan berkualitas sehingga mampu mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan di Kecamatan Lingga Bayu juga menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan unsur Forkopimcam dapat berjalan harmonis dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan.
Semangat kolaborasi tersebut diharapkan terus terjaga sebagai fondasi untuk mewujudkan pendidikan yang unggul, berdaya saing, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik di Kabupaten Mandailing Natal.
(Jasuti)













