KARAWANG, JABAR | PELINDUNG NEGERI.com- “Kemenangan saya adalah kemenangan untuk masyarakat Cibanjar.” Demikian ungkapan Abdullah setelah berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk keterwakilan wilayah Cibanjar, Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang.
Pemilihan anggota BPD Desa Ciparagejaya tersebut dilaksanakan pada Selasa, 25 Agustus 2026, dengan dua calon yang bersaing memperebutkan satu kuota keterwakilan masyarakat Cibanjar, yakni calon nomor urut 1 Abdullah dan calon nomor urut 2 Warna.
Berdasarkan hasil penghitungan suara, Abdullah memperoleh 11 suara, sementara Warna mendapatkan 10 suara. Dari total 23 hak pilih, terdapat satu pemilih yang tidak hadir dan satu surat suara blangko.
Hasil tersebut menempatkan Abdullah sebagai calon dengan perolehan suara terbanyak dan menjadi wakil masyarakat Cibanjar dalam keanggotaan BPD Desa Ciparagejaya untuk masa keanggotaan 2026–2034.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemenangan tersebut menjadi bentuk kepercayaan masyarakat kepada Abdullah untuk membawa, menyerap, serta memperjuangkan aspirasi warga Cibanjar melalui lembaga BPD.
Usai dinyatakan memperoleh suara terbanyak, Abdullah menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia penyelenggara pemilihan yang telah menjalankan proses pemilihan dengan tertib dan penuh tanggung jawab.
“Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan baik dalam menyelenggarakan pemilihan ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Ciparagejaya, khususnya masyarakat Cibanjar, yang telah memberikan kepercayaan kepada saya,” ujar Abdullah.
Menurut Abdullah, amanah sebagai anggota BPD bukanlah sebuah kemenangan pribadi, melainkan tanggung jawab besar untuk kepentingan masyarakat.
“Saya mohon doa, dukungan, bantuan, serta masukan dari seluruh masyarakat Desa Ciparagejaya. Saya juga sangat mengharapkan masukan dari para tokoh masyarakat, para sesepuh, tokoh pemuda, kawula muda, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan tugas saya sebagai anggota BPD,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan desa tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kebersamaan, komunikasi dan sinergi antara masyarakat, BPD dan Pemerintah Desa agar pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
“Perbedaan pilihan dalam pemilihan sudah selesai. Sekarang saatnya kita bersatu, bergandengan tangan dan bersama-sama memberikan yang terbaik untuk Desa Ciparagejaya. Mari kita bangun bersama desa tercinta agar semakin maju dan sejahtera,” tuturnya.
Abdullah juga berharap seluruh masyarakat tidak sungkan menyampaikan kritik, saran maupun aspirasi yang berkaitan dengan pembangunan dan pelayanan masyarakat di Desa Ciparagejaya.
Ia berkomitmen menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab serta berusaha menjadi jembatan antara masyarakat dan Pemerintah Desa dalam menyampaikan berbagai aspirasi warga.
Dengan terpilihnya Abdullah, masyarakat berharap keberadaan BPD Desa Ciparagejaya semakin mampu menjalankan fungsi sebagai lembaga permusyawaratan desa dan menjadi mitra Pemerintah Desa dalam mendorong pembangunan yang transparan, partisipatif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan.
Mohon doa, bantuan, kritik dan saran dari semuanya. Mari kita bersama-sama membangun Desa Ciparagejaya yang kita cintai agar semakin maju, sejahtera dan menjadi desa yang kita banggakan bersama,” pungkas Abdullah.
Reporter: Ulis/Casmita















