Viral, Diduga Ada Belatung Dalam Menu MBG, SPPG Krangkeng Di Sorot, BGN / SAGI 127 Tindak Tegas

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu-pelindungnegeri.com
Temuan belatung dalam Menu Makan Bergiji Gratis ( MBG) diduga berasal dari buah jeruk busuk yang di sertakan dalam paket makanan, food tray(wadah makanan) menuai sorotan
publik, selasa(10/2/2026).

Temuan ini diduga berasal dari salah satu siswa SMAN 1 krangkeng ( sneker) yang mengunggah video dan di bagikan melalui Via Whatsapp.
Dan ini terjadi oleh beberapa siswa yang dalam menu nya terdapat buah jeruk dan salak yang terdapat ulat belatung.

Setelah Media ini mendapatkan informasi, kami mencoba mendatangi pihak Sekolah SMAN 1 krangkeng dan ditemui oleh perwakilan guru dari Staf Tata Usaha ( TU),

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya juga kaget pak, mendengar keterangan dari bapak terkait MBG yang ada belatung nya,
Kalaupun iya seharus siswa itu melaporkan pada kami atau kepada wali kelas selaku gurunya.
di tambahkan menurutnya,
dan kami juga
akan melakukan protes terhadap SPPG tersebut, bilamana MBG itu menunya tidak sesuai, apalagi sampai ada belatung nya, “ujarnya.
Sambil melihat video, milik HP awak media ini.

Di sisi lain pihak SPPG yang bertempat di depan koramil desa Srengseng,kecamatan krangkeng,kabupaten indramayu saat di temui mengatakan,

Memang betul SPPG kami mendistribusikan ke SMAN krangkeng dengan
Jumlah siswa yang mendapatkan distribusi MBG, makan Bergiji gratis dari SPPG kami berjumlah 1387 siswa, dengan menu terhitung hari ini selasa 10/2/2026.dengan menu masakan telur rendang, tumis kol, tempe dan satu buah jeruk/Salak,” Ucap Rijal Kepala SPPG Srengseng, dari yayasan Asshobari.

Di tambahkan menurut nya,
“kenapa dari pihak sekolah tidak ada laporan atau pemberitahuan, karena kalau ada pemberitahuan otomatis akan kami ganti, “Pungkas Rijal.

Baca Juga:  Putih Sari Sosialisasikan Penggunaan Obat dan Alkes Produksi Dalam Negeri di Karawang

Temuan terkait menu makanan MBG dan yang di Videokan melalui VIA Whatsapp oleh salah satu Siswa dari SMAN 1 Krangkeng yang seolah-olah tidak berani melaporkan hal ini kepada gurunya.

Meskipun belum Viral, kasus ini belum ada respon dari pihak sekolah langsung untuk memanggil pihak penyedia layanan (SPPG) untuk Klarifikasi dan meminta Evaluasi ketat terkait kebersihan serta kualitas bahan pangan.

BGN ‘badan gizi nasional’ harus Evaluasi dan menyoroti pentingnya kebersihan bahan makanan dan menyarankan agar buah yang di sajikan di pastikan dalam kondisi segar, atau di cuci bersih/di proses untuk mencegah kontaminasi.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyajikan makanan bergizi gratis (MBG) dengan belatung dapat dikenai sanksi tegas berupa pemberhentian ahli gizi/pengelola dapur, penghentian operasional sementara untuk evaluasi SOP, hingga teguran keras dari Badan Gizi Nasional.

Tindakan ini dianggap kelalaian serius dalam Standar higienitas pangan.
Berikut adalah rincian sanksi dan tindakan yang diambil:

Pemberhentian Ahli Gizi/Pengelola: SPPG yang terbukti lalai atau mengulangi pelanggaran standar menu dapat memberhentikan personel yang bertanggung jawab.
Penghentian Operasional (Suspensi): Dapur umum atau SPPG, diperintahkan untuk menghentikan sementara operasional untuk evaluasi total dan perbaikan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Evaluasi dan Teguran: Pihak berwenang akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proses penyiapan, pengolahan, dan pengemasan makanan.
Pengembalian/Penolakan Makanan.

Sekolah diwajibkan menolak dan mengembalikan makanan yang tidak layak (termasuk ada belatung) kepada SPPG.
Pihak berwenang, seperti Satgas MBG, menekankan pentingnya kebersihan dan menindak tegas kelalaian yang membahayakan penerima manfaat.

IYONS74

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba
MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba
Pendaftaran MTs Attaqwa Naik 10 Persen, MPLS Usung Tema Mata Muda
SPPG Haurkuning Sajikan Menu Sehat, Higienis, dan Sesuai Selera Anak-Anak
Viral di Garut, Sawah Lega Rancamaya mirip Danau Kecil dengan view Gunung Cikuray
MI Attaqwa Terima 96 Siswa Baru, Kepsek Harap Ada Bantuan Penambahan Ruang Kelas
Reses Sidang ke III Jondris Pakpahan Anggota DPRD Siak Fraksi Golkar, Warga Keluhkan Lampu Jalan
Sholat Dhuha Perdana Jadi Momen Perpisahan Kepala SMPN 2 Karangpawitan Jelang Purna Bakti
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:23 WIB

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:27 WIB

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pendaftaran MTs Attaqwa Naik 10 Persen, MPLS Usung Tema Mata Muda

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:17 WIB

SPPG Haurkuning Sajikan Menu Sehat, Higienis, dan Sesuai Selera Anak-Anak

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:14 WIB

MI Attaqwa Terima 96 Siswa Baru, Kepsek Harap Ada Bantuan Penambahan Ruang Kelas

Berita Terbaru