Nyanet Festival 2026 Resmi Masuk KEN, Bupati Garut: Tradisi Lokal Harus Jadi Kebanggaan Dunia

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT | PELINDUNGNEGERI.COM – Nyanet Festival 2026 resmi menjadi bagian dari agenda nasional Karisma Event Nusantara (KEN). Momentum tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya memperkenalkan tradisi khas Garut ke tingkat nasional sekaligus memperkuat promosi budaya dan pariwisata berbasis kearifan lokal.

Festival budaya yang digelar di Lapangan Situgede, Desa Cigedug, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Kamis (30/7/2026) malam, secara resmi dibuka oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

Nyanet merupakan tradisi khas masyarakat pegunungan yang lahir dari kebiasaan para pemetik teh berkumpul di sekitar perapian (hawu) seusai bekerja. Dalam suasana hangat, mereka menikmati teh yang disajikan dalam bambu sambil menyantap palawija bakar, berbagi cerita, serta mempererat tali persaudaraan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Garut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, budayawan, dan seluruh pihak yang telah menjaga kelestarian tradisi tersebut.
“Nyanet adalah tradisi lokal yang harus terus kita jaga dan kembangkan. Saya percaya tradisi seperti ini adalah identitas atau ciri khas orang Cigedug, orang Garut, dan orang Indonesia. Seterusnya kita harus kembangkan dengan sebaik-baiknya dan juga menjadi keunggulan Kabupaten Garut,” tegasnya.

Dukungan terhadap penyelenggaraan festival juga disampaikan Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah. Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya yang sejalan dengan visi “Pesona Garut Maju Berbudaya.”

Menurutnya, pelestarian budaya tidak akan berjalan tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat terhadap para seniman dan budayawan agar warisan leluhur tetap hidup dari generasi ke generasi.

Baca Juga:  Camat Lingga Bayu Imbau Warga Waspada Buaya Usai Insiden Tragis di Sungai Tapus

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Muslimin Anwar, menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung sektor pariwisata dan kebudayaan karena memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Di balik satu destinasi wisata seperti di tempat ini, ada ribuan orang yang bekerja di belakangnya, ada ratusan UMKM yang terlibat, dan ada banyak harapan anak-anak terhadap kemajuan desa yang menjadi destinasi wisata ini. Oleh karena itu, kami sangat mendukung kegiatan pariwisata,” ujarnya.

Pupuhu Nyanet Festival 2026, Dasep Badrusalam, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini merupakan edisi ke-13. Ia mengungkapkan, secara historis Nyanet memiliki keterkaitan dengan jejak dakwah Sunan Gunung Jati di wilayah Priangan Timur yang menggunakan pendekatan budaya.

Menurut Dasep, kata Nyanet memiliki makna filosofis yang mendalam, yakni menyambungkan rasa antarsesama manusia, hubungan manusia dengan alam, hingga kedekatan hamba dengan Sang Pencipta sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.

Mengusung tema “Mapag Dangiang Larang Srimanganti” (Menjemput Keberkahan di Gunung Cikuray), Nyanet Festival 2026 semakin istimewa karena berhasil masuk ke dalam agenda nasional Karisma Event Nusantara (KEN).

Dasep menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Garut, Bank Indonesia, Bank BJB, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival budaya tersebut.

Reporter: Deden Rudi Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelatihan Tanggap Bencana Warnai Kegiatan MPLS SMAIT Ummu Hamdah Cendikia 02, Bentuk Karakter Siswa yang Tangguh dan Disiplin
Perawatan Tugu Proklamasi Rengasdengklok Jadi Pengingat Semangat Juang Para Pendiri Bangsa
Anak Butuh Nilai Tinggi atau Kasih Sayang? Jawabannya Terungkap di Parenting SDN 2 Cibunar
Ribuan Siswa Ada, Kades Karyamakmur Minta BGN Bangun Satu Dapur MBG
Camat Lingga Bayu Tinjau Jalan Desa Kampung Baru yang Belum Pernah Diaspal, Dorong Pemerataan Infrastruktur Hingga Pelosok
Srikandi Garut Nadya Nurazizah Effendi Raih Emas Kejurnas Panahan Junior 2026
Garut International Kite Festival 2026 Jadi Ajang Promosi Wisata dan Persahabatan Dunia
Pemkab Garut Siapkan Perda Bantuan Hukum Demi Perluas Akses Keadilan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:12 WIB

Nyanet Festival 2026 Resmi Masuk KEN, Bupati Garut: Tradisi Lokal Harus Jadi Kebanggaan Dunia

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:47 WIB

Pelatihan Tanggap Bencana Warnai Kegiatan MPLS SMAIT Ummu Hamdah Cendikia 02, Bentuk Karakter Siswa yang Tangguh dan Disiplin

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:24 WIB

Perawatan Tugu Proklamasi Rengasdengklok Jadi Pengingat Semangat Juang Para Pendiri Bangsa

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:32 WIB

Anak Butuh Nilai Tinggi atau Kasih Sayang? Jawabannya Terungkap di Parenting SDN 2 Cibunar

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:39 WIB

Camat Lingga Bayu Tinjau Jalan Desa Kampung Baru yang Belum Pernah Diaspal, Dorong Pemerataan Infrastruktur Hingga Pelosok

Berita Terbaru