Ekonomi Nasional Lampu Merah, Pemerintahan Prabowo Dinilai Sedang Menggali Jurang Fiskal Sendiri

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Muhammad Sudirmin Nasution CLP, CIJ, CWP
Jakarta, l Pelindungnegeri.com
28 April 2026 – Kondisi keuangan negara kembali menjadi sorotan tajam setelah muncul analisis yang menyebut pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tengah menghadapi ancaman serius terhadap stabilitas fiskal nasional. Sejumlah indikator ekonomi menunjukkan tekanan berat pada APBN, mulai dari membengkaknya utang negara, menyusutnya cadangan anggaran, hingga meningkatnya risiko defisit yang semakin sulit dikendalikan.

Majalah Tempo dalam laporannya menyoroti bahwa saldo anggaran lebih (SAL) yang selama ini menjadi bantalan terakhir negara dalam menghadapi tekanan ekonomi kini terus menurun drastis. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya karena pemerintah kehilangan ruang gerak untuk menahan guncangan ekonomi jika krisis benar-benar terjadi.

Di sisi lain, beban pembayaran utang semakin berat. Pemerintah harus menghadapi cicilan utang besar dengan bunga yang terus meningkat, sementara penerimaan negara dari pajak dan sektor strategis belum cukup kuat untuk menopang kebutuhan belanja nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi ini memunculkan kekhawatiran bahwa negara sedang dipaksa berjalan di atas fondasi yang rapuh.

Baca Juga:  Respon Cepat Satlantas Polres Ogan Ilir Urai Kepadatan Arus, Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 1447 H

Ironisnya, di tengah tekanan fiskal yang mengancam, pemerintah justru dinilai masih mempertahankan berbagai proyek besar bernilai triliunan rupiah yang tidak secara langsung menjawab kebutuhan mendesak rakyat. Kritik pun menguat bahwa prioritas anggaran lebih condong pada proyek ambisius dan pencitraan politik dibandingkan penyelamatan ekonomi rakyat.

Pengamat ekonomi menilai, jika langkah koreksi tidak segera dilakukan, Indonesia dapat menghadapi ancaman yang lebih serius seperti lonjakan inflasi, penurunan daya beli masyarakat, hingga potensi perlambatan ekonomi nasional yang berdampak luas terhadap lapangan kerja dan stabilitas sosial.

Langkah darurat seperti efisiensi belanja negara, penghentian proyek-proyek yang membebani APBN, serta transparansi pengelolaan keuangan publik dianggap menjadi keharusan, bukan lagi pilihan.

Rakyat kini menunggu keberanian pemerintah untuk memilih:

menyelamatkan negara atau mempertahankan kepentingan kekuasaan.

Sebab ketika ekonomi runtuh, yang pertama kali jatuh bukan para elite, melainkan rakyat kecil yang setiap hari berjuang mempertahankan hidup.

(Jasuti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba
MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba
Pendaftaran MTs Attaqwa Naik 10 Persen, MPLS Usung Tema Mata Muda
SPPG Haurkuning Sajikan Menu Sehat, Higienis, dan Sesuai Selera Anak-Anak
Viral di Garut, Sawah Lega Rancamaya mirip Danau Kecil dengan view Gunung Cikuray
MI Attaqwa Terima 96 Siswa Baru, Kepsek Harap Ada Bantuan Penambahan Ruang Kelas
Reses Sidang ke III Jondris Pakpahan Anggota DPRD Siak Fraksi Golkar, Warga Keluhkan Lampu Jalan
Sholat Dhuha Perdana Jadi Momen Perpisahan Kepala SMPN 2 Karangpawitan Jelang Purna Bakti
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:23 WIB

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:27 WIB

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pendaftaran MTs Attaqwa Naik 10 Persen, MPLS Usung Tema Mata Muda

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:17 WIB

SPPG Haurkuning Sajikan Menu Sehat, Higienis, dan Sesuai Selera Anak-Anak

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:14 WIB

MI Attaqwa Terima 96 Siswa Baru, Kepsek Harap Ada Bantuan Penambahan Ruang Kelas

Berita Terbaru