Dihantam Hujan Angin, Dua Rumah Warga di Bulaksari Sragi Roboh, Kerugian Capai Rp. 30 Juta

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 01:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Pelindungnegeri.com.Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan memicu insiden memilukan. Dua unit rumah milik warga di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, roboh akibat tak kuat menahan terjangan cuaca ekstrem, Minggu (15/2) malam.

Mendapat laporan tersebut, personil Polsek Sragi langsung diterjunkan ke lokasi kejadian pada Senin (16/2/2026) pagi untuk melakukan pendataan dan membantu evakuasi material bangunan yang hancur.

Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H mengonfirmasi bahwa insiden tersebut menimpa rumah milik Kamiludin (54), yang sehari-hari digunakan sebagai tempat usaha pembuatan tahu, serta rumah milik Turyono (62), seorang pengusaha bakso.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, anggota kami sudah cek TKP pagi tadi. Dugaan kuat karena hujan deras dan angin kencang yang terjadi sejak Minggu malam. Kondisi cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan dua rumah warga di Desa Bulaksari mengalami kerusakan parah hingga roboh,” ujar AKP Turkhan, Senin (16/2/2026).

Baca Juga:  Air Sungai Aek Ranto Puran Mendadak Keruh, Warga Curiga Aktivitas PETI di Hulu: Siapa Bermain di Balik Rusaknya Alam Madina?

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, hujan lebat memang mengguyur wilayah tersebut tanpa henti. Kondisi bangunan yang terus diguyur air ditambah hantaman angin kencang membuat struktur bangunan melemah hingga akhirnya ambruk.

Beruntung, saat kejadian berlangsung, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah ini.

“Alhamdulillah, untuk korban jiwa nihil. Namun, kerugian materiil yang dialami kedua korban cukup besar karena kerusakan bangunan tergolong parah. Estimasi kerugian mencapai kurang lebih Rp. 30 juta,” jelas AKP Turkhan.

Mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Pekalongan, Kapolsek Sragi mengimbau masyarakat, khususnya yang memiliki bangunan tua atau berada di daerah rawan, untuk lebih waspada.

“Kami imbau warga agar selalu waspada terhadap potensi bencana yang dipicu cuaca ekstrem seperti angin kencang atau banjir susulan. Jika melihat ada keretakan pada struktur bangunan saat hujan lebat, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” pungkasnya.

( Agus.P )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelatihan Tanggap Bencana Warnai Kegiatan MPLS SMAIT Ummu Hamdah Cendikia 02, Bentuk Karakter Siswa yang Tangguh dan Disiplin
Perawatan Tugu Proklamasi Rengasdengklok Jadi Pengingat Semangat Juang Para Pendiri Bangsa
Anak Butuh Nilai Tinggi atau Kasih Sayang? Jawabannya Terungkap di Parenting SDN 2 Cibunar
Ribuan Siswa Ada, Kades Karyamakmur Minta BGN Bangun Satu Dapur MBG
Camat Lingga Bayu Tinjau Jalan Desa Kampung Baru yang Belum Pernah Diaspal, Dorong Pemerataan Infrastruktur Hingga Pelosok
Srikandi Garut Nadya Nurazizah Effendi Raih Emas Kejurnas Panahan Junior 2026
Garut International Kite Festival 2026 Jadi Ajang Promosi Wisata dan Persahabatan Dunia
Pemkab Garut Siapkan Perda Bantuan Hukum Demi Perluas Akses Keadilan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:47 WIB

Pelatihan Tanggap Bencana Warnai Kegiatan MPLS SMAIT Ummu Hamdah Cendikia 02, Bentuk Karakter Siswa yang Tangguh dan Disiplin

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:24 WIB

Perawatan Tugu Proklamasi Rengasdengklok Jadi Pengingat Semangat Juang Para Pendiri Bangsa

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:32 WIB

Anak Butuh Nilai Tinggi atau Kasih Sayang? Jawabannya Terungkap di Parenting SDN 2 Cibunar

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:50 WIB

Ribuan Siswa Ada, Kades Karyamakmur Minta BGN Bangun Satu Dapur MBG

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:39 WIB

Camat Lingga Bayu Tinjau Jalan Desa Kampung Baru yang Belum Pernah Diaspal, Dorong Pemerataan Infrastruktur Hingga Pelosok

Berita Terbaru