GARUT, Jabar | PELINDUNGNEGERI.COM – SDN 2 Cibunar, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, menggelar kegiatan parenting bertema “Mendidik dengan Cinta: Tips Membimbing dan Mendampingi Anak di Rumah” pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah memperkuat sinergi antara orang tua dan guru dalam membentuk karakter serta meningkatkan kualitas pendidikan anak.
Kepala SDN 2 Cibunar, Ai Saadah Rachmawati, S.Pd., M.Pd., mengundang seluruh orang tua siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 agar memiliki pemahaman yang sama dalam mendampingi proses belajar anak di rumah.
“Dengan adanya parenting kami harapkan para orang tua bisa terus menjalin komunikasi dengan sekolah untuk saling membina anak-anaknya. Insya Allah program ini akan dijadikan program tahunan,” ungkapnya.
Ketua Komite SDN 2 Cibunar, H. Oding Suhendar, S.Pd., menilai kegiatan parenting seperti ini sangat penting karena mampu mempererat hubungan antara sekolah dan keluarga.
“Acara parenting seperti ini jarang dilaksanakan oleh sekolah-sekolah lain,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir Pengawas Bina Gugus 5, Ida Siti Parida, M.Pd., yang menekankan bahwa di era digital saat ini anak-anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks akibat mudahnya akses terhadap informasi melalui internet.
“Yang wajib mendidik dan membina anaknya adalah kedua orang tua dan sekolah yang mampu mengedukasi anak didiknya. Orang tua juga harus siap untuk terus berkomunikasi dengan sekolah,” tuturnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan Guru BK MAN Garut, Dr. Apip Firmansyah, M.Pd., sebagai narasumber dengan materi “Memahami Dunia Anak SD”. Dalam paparannya, ia menyampaikan tiga kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Pertama, rasa aman, yakni anak harus merasakan rumah sebagai tempat yang penuh kasih sayang tanpa syarat. Kedua, didengar, yaitu memberikan ruang kepada anak untuk menyampaikan perasaan dan pendapatnya, bukan hanya menerima nasihat atau perintah. Ketiga, diakui usahanya, dengan memberikan apresiasi terhadap proses dan kerja keras anak, bukan semata-mata hasil akhir atau nilai akademik.
Melalui kegiatan parenting ini, SDN 2 Cibunar berharap terbangun komunikasi yang semakin erat antara sekolah dan orang tua sehingga proses pendidikan anak dapat berjalan selaras, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi komitmen sekolah dalam menciptakan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesehatan mental peserta didik di tengah tantangan perkembangan zaman.
(Deden Rudi Gunawan)













