Aksi LBH Arya Mandalika di BTN Karawang Memanas, Sosok Pejabat Guntur Jadi Sorotan Saat Adu Argumen dengan Massa

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG, KABAR | PELINDUNG NEGERI.com- Aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Arya Mandalika bersama masyarakat dan konsumen perumahan di depan kantor BTN Cabang Karawang, Senin (22/6/2026), sempat menjadi perhatian publik setelah terjadi ketegangan antara Presiden Direktur LBH Arya Mandalika, Hendra Supriatna, dengan seorang pejabat BTN yang disebut bernama Guntur.

Berdasarkan pantauan di lokasi, perdebatan antara Hendra Supriatna dan Guntur berlangsung cukup keras saat massa aksi tengah menyampaikan berbagai persoalan terkait dugaan permasalahan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di wilayah Karawang.

Ketegangan tersebut sempat membuat suasana aksi memanas. Kedua pihak terlihat saling beradu argumen hingga situasi nyaris berujung pada benturan fisik. Beruntung, petugas keamanan serta sejumlah pihak dari BTN yang berada di lokasi segera melakukan upaya mediasi sehingga kondisi kembali terkendali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski terjadi insiden tersebut, aksi tetap berjalan dan massa tetap menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak BTN Karawang serta instansi terkait.
LBH Arya Mandalika sebelumnya telah melayangkan surat pemberitahuan aksi kepada Kapolres Karawang sesuai mekanisme penyampaian pendapat di muka umum berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.

Dalam aksi tersebut, LBH Arya Mandalika membawa aspirasi masyarakat dan konsumen perumahan yang mempertanyakan berbagai dugaan persoalan dalam proses penyaluran KPR, termasuk tuntutan transparansi, kepastian hukum, serta perlindungan terhadap hak konsumen.

Baca Juga:  Fogging Dilakukan di Desa Sukasari untuk Cegah Penyebaran DBD

Massa mendesak BTN Cabang Karawang untuk memberikan penjelasan dan tanggung jawab terkait persoalan yang dinilai telah menimbulkan keresahan masyarakat.
Selain itu, massa meminta aparat penegak hukum melakukan pengusutan apabila ditemukan adanya dugaan pelanggaran hukum, seperti dugaan manipulasi data debitur, kredit fiktif, penyalahgunaan kewenangan, maupun dugaan tindak pidana lainnya dalam proses penyaluran KPR.

LBH Arya Mandalika juga meminta adanya evaluasi terhadap sejumlah proyek perumahan yang disebut memiliki persoalan, di antaranya Perumahan Jati Mulya, Griya Asri, Haliman, Grand City, Pangulah Permai, serta proyek lainnya yang menjadi perhatian konsumen.

Dalam tuntutannya, massa meminta hak-hak konsumen dipulihkan, baik melalui penyelesaian pembangunan rumah, pengembalian dana, maupun bentuk penyelesaian lain sesuai aturan hukum.
Sementara itu, sosok pejabat BTN bernama Guntur yang terlibat dalam perdebatan saat aksi berlangsung menjadi sorotan peserta aksi. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BTN terkait peristiwa ketegangan tersebut maupun tanggapan atas seluruh tuntutan yang disampaikan LBH Arya Mandalika.

Reporter: Wa Qosim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Dorong Pengembangan Domba Garut untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat
Ponpes Nurul Fatah Gelar Maulid, Wisuda Tahfidz dan Amtsilati, Serta Khitanan Masal
Karhutla Hanguskan 10 Hektare Lahan di Pemulutan Barat, Polisi Ingatkan Warga Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan
Lantik Pengurus DHR-45, Bupati Garut Tekankan Nilai Perjuangan dan Kemandirian
Dua Tahun Kayu Tumbang Tutupi Separuh Badan Jalan Di Desa Sikumbu, Camat dan Babinsa Turun Langsung Angkat Batang Kayu Pakai Alat Berat
Polsek Lingga Bayu Gelar Jumat Berkah, Salurkan Tali Asih kepada Warga Desa Aek Garingging
Rusli Bacan Nyatakan Kesiapan Ikut Kontestasi Pilkades Telukbango 2026–2034
SDN 1 Cimanganten Raih 8 Prestasi di Bidang Seni, Agama, dan Bahasa Sunda Tingkat Kecamatan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 02:01 WIB

Bupati Garut Dorong Pengembangan Domba Garut untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 13 September 2026 - 23:22 WIB

Ponpes Nurul Fatah Gelar Maulid, Wisuda Tahfidz dan Amtsilati, Serta Khitanan Masal

Minggu, 13 September 2026 - 04:28 WIB

Karhutla Hanguskan 10 Hektare Lahan di Pemulutan Barat, Polisi Ingatkan Warga Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

Sabtu, 12 September 2026 - 23:05 WIB

Lantik Pengurus DHR-45, Bupati Garut Tekankan Nilai Perjuangan dan Kemandirian

Sabtu, 12 September 2026 - 01:19 WIB

Dua Tahun Kayu Tumbang Tutupi Separuh Badan Jalan Di Desa Sikumbu, Camat dan Babinsa Turun Langsung Angkat Batang Kayu Pakai Alat Berat

Berita Terbaru