MISTERI PONTON SELAM SITAAN HILANG DI LAUT LIMBUNG: DIDUGA MILIK IWAN BONCEL, BERPINDAH RABU MALAM

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

_Barang Bukti Operasi Gabungan Polres Bangka Barat “Menguap” Satu Unit, Publik Tanya: Siapa Izinkan?_

Mentok,pelindungnegeri.com – Satu unit ponton selam (ponsel) barang sitaan operasi gabungan Polres Bangka Barat tiba-tiba hilang dari Laut Limbung. Ponton yang diduga milik pengusaha tambang Iwan Boncel itu berpindah dari lokasi penyimpanan Rabu malam [17/6/2026], sementara ponton lain masih terparkir rapi di tempat.

Askun Tantang Pembuktian: Tudingan Tanpa Dasar Bisa Berujung Laporan Hukum, Nama Baik Kadishub Karawang Akan Dijaga

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini memicu tanda tanya besar. Bagaimana barang bukti yang masih dalam pengawasan aparat gabungan Polres Bangka Barat, Polsek Mentok, dan Satpolair bisa “menguap” hanya satu unit?

*Barang Sitaan Operasi Mei, Satu Unit Lenyap*

Operasi gabungan Mei lalu menyita sejumlah ponton selam di perairan Mentok karena diduga melanggar ketentuan pertambangan. Semua ponton diamankan dan masih menunggu proses hukum lanjutan.

Pantauan warga, beberapa hari sebelum 17 Juni ponton milik Iwan Boncel masih terlihat bersama ponton lain. Rabu malam, ponton itu sudah tidak ada di lokasi.

“Setahu kami ponton itu milik Iwan Boncel. Beberapa hari lalu masih terlihat bersama ponton-ponton lainnya, sekarang sudah tidak ada lagi di lokasi,” ungkap seorang penambang kepada media ini.

*Publik Tanya: Prosedur Resmi atau Jalan Belakang?*

Kabar hilangnya ponton menyebar cepat di kalangan penambang dan pesisir Bangka Barat. Spekulasi liar bermunculan. Ada yang bilang dipindah resmi, tapi banyak yang mempertanyakan dasar hukum dan siapa yang beri izin.

Baca Juga:  Jumlah Hewan Qurban di Kecamatan Lingga Bayu Tahun 2026 Meningkat Signifikan, Capai 204 Ekor Sapi dan 17 Kambing

“Kalau memang dipindahkan secara resmi tentu ada administrasi dan dasar hukumnya. Yang jadi pertanyaan masyarakat, kenapa hanya satu ponton yang tidak ada lagi sementara yang lain masih tetap berada di lokasi,” ujar warga lain.

ROKOK ILEGAL MERAJALELA DI BATAM: ANGGOTA DPRD RIVAL PRIBADI GEBRAK BEA CUKAI, “BONGKAR SAMPAI AKAR!”

Pertanyaan publik kini mengerucut ke 3 hal:

1. *Ke mana ponton itu dibawa?*

2. *Siapa yang memindahkannya?*

3. *Atas dasar hukum apa perpindahan dilakukan?*

Kalau prosedur resmi, tunjukkan dokumennya. Kalau tidak, ini preseden buruk penegakan hukum di Bangka Barat.

*Redaksi Desak Klarifikasi Kapolres & Kasatpolair*

Hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari Polres Bangka Barat dan Satpolair Polres Bangka Barat terkait status ponton sitaan tersebut. Tim media masih berupaya konfirmasi ke Kapolres, Kasatpolair, serta pihak yang namanya disebut untuk dapat penjelasan berimbang dan akurat.

Sesuai Kode Etik Jurnalistik Pasal 3, redaksi membuka ruang hak jawab seluas-luasnya. Publik berhak tahu apakah barang bukti negara aman atau bisa keluar-masuk sesuka hati.

Operasi penegakan hukum akan kehilangan wibawa jika barang sitaannya saja tidak bisa dijaga. Publik menunggu jawaban, bukan misteri baru.

 

Sumber Berita: Elanghitamindonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba
MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba
Pendaftaran MTs Attaqwa Naik 10 Persen, MPLS Usung Tema Mata Muda
SPPG Haurkuning Sajikan Menu Sehat, Higienis, dan Sesuai Selera Anak-Anak
Viral di Garut, Sawah Lega Rancamaya mirip Danau Kecil dengan view Gunung Cikuray
MI Attaqwa Terima 96 Siswa Baru, Kepsek Harap Ada Bantuan Penambahan Ruang Kelas
Reses Sidang ke III Jondris Pakpahan Anggota DPRD Siak Fraksi Golkar, Warga Keluhkan Lampu Jalan
Sholat Dhuha Perdana Jadi Momen Perpisahan Kepala SMPN 2 Karangpawitan Jelang Purna Bakti
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:23 WIB

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:27 WIB

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pendaftaran MTs Attaqwa Naik 10 Persen, MPLS Usung Tema Mata Muda

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:17 WIB

SPPG Haurkuning Sajikan Menu Sehat, Higienis, dan Sesuai Selera Anak-Anak

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:14 WIB

MI Attaqwa Terima 96 Siswa Baru, Kepsek Harap Ada Bantuan Penambahan Ruang Kelas

Berita Terbaru