Dari Pabrik ke Dunia Jurnalistik: Kisah Perjuangan Tanpa Batas Seorang Mantan Buruh di Karawang

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ABDUL QOSIM ( PIMPINAN REDAKSI MEDIALIPUTAN6.com )

KARAWANG, JABAR | PELINDUNGNEGERI.com – Tak banyak yang berani memulai dari nol di usia yang tak lagi muda. Namun, kisah ini membuktikan bahwa perubahan arah hidup bisa terjadi kapan saja, selama ada keyakinan dan keberanian untuk melangkah, Rabu/15/April/2026.

Perjalanan itu dimulai pada tahun 1992, ketika ia memutuskan meninggalkan pekerjaannya di sebuah perusahaan besar PT. GAJAH TUNGGAL di Tangerang, Banten. Tak lama berselang, ia melanjutkan karier di dunia industri dengan bergabung di PT Mulia Keramik Indah Raya (MKIR) di Cikarang, Jawa Barat.

Selama 21 tahun mengabdi, ia tak hanya menjalani rutinitas sebagai pekerja, tetapi juga menempa diri dengan berbagai pengalaman. Kepercayaan perusahaan pun datang, hingga ia dipercaya memimpin sebagai leader dalam grup kerja selama 15 tahun sebuah posisi yang menunjukkan dedikasi dan integritasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan untuk mengakhiri masa kerja menjadi titik balik hidupnya. Ia dilepas dengan penuh penghargaan, lengkap dengan kompensasi dan piagam atas pengabdian panjangnya. Namun, masa itu bukan akhir justru menjadi awal dari babak baru yang penuh tantangan.

Berbagai usaha sempat ia jalani. Mulai dari berdagang keliling, menjadi driver catering di kawasan industri Karawang seperti KIM dan KIIC, hingga mencoba peruntungan di bidang peternakan burung kenari. Meski tak semuanya berjalan mulus, ia tak pernah berhenti mencoba.

Hingga akhirnya, jalan hidup membawanya ke dunia yang sama sekali baru: jurnalistik.
Langkah awalnya dimulai saat bergabung dengan media online GELARNEWS.com. Tanpa latar belakang jurnalistik, ia belajar dari nol menulis berita, menyunting naskah, hingga membangun jaringan. Proses jatuh bangun selama satu tahun menjadi fondasi penting dalam perjalanan barunya.

Baca Juga:  Kajen Jadi Resik! AKBP Rachmad C. Yusuf dan Wabup Sukirman Kompak Gerakkan 'Indonesia Asri'

Pengalaman itu berlanjut ketika ia bergabung dengan media cetak Merdeka 45. Selama dua tahun, ia semakin mengasah kemampuan dan memahami lebih dalam dunia jurnalistik, memperkuat dasar yang telah ia bangun sebelumnya.

Takdir kemudian mempertemukannya kembali dengan seorang teman lama semasa SMA yang kini berkarier sebagai jurnalis nasional di Jakarta. Dari percakapan sederhana di grup WhatsApp, lahirlah gagasan besar untuk membangun media bersama.

Dari ide tersebut, berdirilah KOMPAS86.com dan PT Indonesia Monitoring News sebuah wadah yang menjadi rumah bagi jurnalis muda dari berbagai daerah, sekaligus ruang kolaborasi bersama jurnalis senior. Media tersebut berkembang pesat, sebelum akhirnya masing-masing memilih jalur pengembangan yang berbeda.

Tak berhenti di situ, dengan semangat yang sama, ia kemudian mendirikan MediaLiputan6.com. Media ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, keyakinan, dan doa mampu melahirkan sesuatu yang besar, bahkan dari titik awal yang sederhana.

Meski kini berjalan di jalur masing-masing, hubungan dengan rekan-rekan lama tetap terjalin erat melalui PT Indonesia Monitoring News sebagai wadah kolaborasi dan sinergi.
Baginya, perjalanan ini bukan soal menjadi sosok besar, melainkan tentang keberanian untuk memulai ketika banyak orang memilih ragu. Tentang bertahan saat jalan terasa sunyi, dan terus melangkah meski penuh keterbatasan.
“Di usia berapa pun, tak ada yang mustahil. Kadang, yang kita butuhkan untuk memulai bukanlah pengalaman, melainkan keyakinan bahwa kita mampu,” ujarnya.
[  A. Qosim  ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut Siapkan Perda Bantuan Hukum Demi Perluas Akses Keadilan
MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba
MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba
Pendaftaran MTs Attaqwa Naik 10 Persen, MPLS Usung Tema Mata Muda
SPPG Haurkuning Sajikan Menu Sehat, Higienis, dan Sesuai Selera Anak-Anak
Viral di Garut, Sawah Lega Rancamaya mirip Danau Kecil dengan view Gunung Cikuray
MI Attaqwa Terima 96 Siswa Baru, Kepsek Harap Ada Bantuan Penambahan Ruang Kelas
Reses Sidang ke III Jondris Pakpahan Anggota DPRD Siak Fraksi Golkar, Warga Keluhkan Lampu Jalan
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:50 WIB

Pemkab Garut Siapkan Perda Bantuan Hukum Demi Perluas Akses Keadilan

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:23 WIB

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:27 WIB

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pendaftaran MTs Attaqwa Naik 10 Persen, MPLS Usung Tema Mata Muda

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:14 WIB

Viral di Garut, Sawah Lega Rancamaya mirip Danau Kecil dengan view Gunung Cikuray

Berita Terbaru