BEKASI, JABAR | PELINDUNGNEGERI.com- Semangat perubahan untuk membawa Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, menuju desa yang lebih maju semakin terasa. Ratusan emak-emak, simpatisan, tim kemenangan dan pendukung Marjono (KJ) berkumpul dalam kegiatan ngariung bareng di Kampung Babakan Banten.
Sekitar 300 emak-emak hadir dalam suasana penuh keakraban. Makan bakso bersama menjadi simbol sederhana bahwa perjuangan membangun desa tidak harus dimulai dengan sesuatu yang mewah, tetapi dari kebersamaan, kepedulian dan kemauan untuk bergerak bersama.
Di tengah suasana santai tersebut, semangat para pendukung semakin berkobar. Mereka tidak hanya berbicara mengenai pemilihan kepala desa, tetapi juga membawa harapan agar Sumberurip mengalami perubahan yang benar-benar dapat dirasakan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salahudin mengajak seluruh panitia, tim kemenangan dan simpatisan untuk tidak mudah terpecah. Menurutnya, kekuatan terbesar dalam membangun desa adalah persatuan masyarakat.
“Mari kita satukan langkah. Kita jangan hanya mengejar kemenangan, tetapi bagaimana setelah diberikan amanah, desa ini benar-benar bisa maju dan masyarakat merasakan perubahan,” tegasnya.
Semangat tersebut menjadi pesan utama dalam kegiatan ngariung. Para pendukung Marjono (KJ) didorong untuk menyampaikan visi dan misi kepada masyarakat secara sederhana, santun dan mudah dipahami.
Visi yang dibawa adalah mewujudkan Desa Sumberurip yang lebih maju, terbuka, sejahtera dan dekat dengan masyarakat.
Sementara misinya diarahkan pada pembangunan yang merata, pelayanan desa yang lebih cepat dan mudah, pemberdayaan ekonomi masyarakat, perhatian terhadap pemuda dan perempuan, serta pengembangan potensi desa.
Masyarakat berharap pembangunan Sumberurip ke depan tidak hanya terlihat dari pembangunan jalan atau fasilitas fisik, tetapi juga dari meningkatnya perekonomian warga, pelayanan pemerintahan yang semakin baik dan terbukanya kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang.
“Desa maju bukan hanya karena bangunannya bagus. Desa maju adalah ketika masyarakatnya sejahtera, pelayanan mudah, pemudanya punya ruang untuk berkarya dan pembangunan benar-benar dirasakan seluruh warga,” menjadi semangat yang digaungkan dalam kegiatan tersebut.
Kekompakan sekitar 300 emak-emak yang hadir menjadi energi tersendiri bagi tim kemenangan Marjono (KJ). Mereka berharap semangat tersebut terus terjaga hingga seluruh proses pemilihan Kepala Desa Sumberurip selesai.
Namun, semangat perubahan juga diiringi pesan agar seluruh pendukung tetap menjaga kondusivitas. Perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi dan tidak boleh menghilangkan persaudaraan antarwarga.
Bagi tim kemenangan Marjono (KJ), kemenangan yang diharapkan bukan sekadar kemenangan seorang calon, melainkan kemenangan harapan masyarakat untuk memiliki desa yang lebih maju dan memiliki pemerintahan yang mau mendengar suara rakyat.
Dengan semangat “bersatu untuk Sumberurip lebih maju”, panitia, tim kemenangan dan simpatisan diajak terus bergerak menyampaikan gagasan perubahan kepada masyarakat dengan cara yang santun dan bermartabat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Seluruh peserta berharap proses pemilihan berjalan aman, damai dan lancar serta menghasilkan pemimpin yang benar-benar mampu membawa Desa Sumberurip menuju arah yang lebih baik.
Hari ini mereka ngariung bersama. Besok mereka berharap Sumberurip bergerak bersama. Satu tekad yang digaungkan: perubahan bukan sekadar janji, tetapi harus menjadi kerja nyata yang manfaatnya dirasakan masyarakat.
( Red )















