KNPI Halut: “Keluhan Tarif Angkutan Darat Loloda-Tobelo Melambung Tinggi. Pemda Harus Turun Tangan.!

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 02:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelindungnegeri.com Tobelo, 19 April 2026 – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Utara, Mufrid Tawary menyatakan prihatin terkait kenaikan tarif angkutan penumpang rute Tobelo menuju Loloda, maupun sebaliknya.

Besaran tarif yang dipatok saat ini menurut Mufrid terlalu tinggi dan sangat memberatkan ekonomi masyarakat khususnya Loloda Utara.

“Naiknya tarif yang sudah disepakati para sopir-sopir ini adalah sebuah beban yang ditanggung masyarakat menjadi sangat berat. Tarif yang berlaku sekarang dirasa tidak wajar dan terlalu tinggi jika disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat kita saat ini,” ujar Mufrid

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak organisasi kepemudaan ini menegaskan penyesuaian tarif seharusnya dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan kemampuan daya beli masyarakat, bukan hanya semata-mata mengacu pada keinginan penyedia jasa.

Baca Juga:  Gudang Diduga Tempat Penyimpanan Rokok Ilegal di Sintang Disorot Warga

Oleh karena itu, KNPI meminta Pemeritah Daerah (Pemda), untuk mengambil perhatian serius terhadap persoalan ini sebelum tambah membias dan menjadi polemik antar masyarakat.

Pemerintah daerah dinilai memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk mengatur serta memastikan adanya keseimbangan antara kelayakan usaha dan kenyamanan masyarakat.

“Kami berharap Pemda segera turun tangan, meninjau ulang, dan menetapkan standar tarif yang wajar serta adil. Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut karena menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Warga masyarakat dihimbau agar tetap mendengar arahan pemerintah dalam menetapkan angka atau jumlah tarif Tobelo-Loloda dan sebaliknya.

(Noval/DJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Jual Obat Golongan G Tanpa Resep, Warga Cipendeuy Resah
Kapal Tenggiri Disorot: Jerigen BBM Subsidi, Izin Kedaluwarsa, 3 Pelaku Diamankan Polda Kepri
Tim Hukum Martinus Zega dampingi Keluarga Korban Junita Putri Zega Laporkan Kasus Kematian ke Polsek Batu Aji
Ketika Kekuasaan Takut Kritik, Masih Sehat kah Demokrasi Indonesia?
Petahana Kembali turun gunung,Bursa Pimpinan BAZNAS Cianjur 2026-2031 Resmi Dibuka
Dari Pabrik ke Dunia Jurnalistik: Kisah Perjuangan Tanpa Batas Seorang Mantan Buruh di Karawang
Camat Baru Sinunukan Mulai Aktif, Fokus Tertib Administrasi dan Kegiatan Keagamaan
900 Warga Desa Cidadap Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Kepala Desa: Sangat Membantu di Tengah Harga Pangan Naik
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 10:18 WIB

Diduga Jual Obat Golongan G Tanpa Resep, Warga Cipendeuy Resah

Senin, 20 April 2026 - 02:23 WIB

KNPI Halut: “Keluhan Tarif Angkutan Darat Loloda-Tobelo Melambung Tinggi. Pemda Harus Turun Tangan.!

Minggu, 19 April 2026 - 12:28 WIB

Kapal Tenggiri Disorot: Jerigen BBM Subsidi, Izin Kedaluwarsa, 3 Pelaku Diamankan Polda Kepri

Sabtu, 18 April 2026 - 09:58 WIB

Tim Hukum Martinus Zega dampingi Keluarga Korban Junita Putri Zega Laporkan Kasus Kematian ke Polsek Batu Aji

Jumat, 17 April 2026 - 03:41 WIB

Ketika Kekuasaan Takut Kritik, Masih Sehat kah Demokrasi Indonesia?

Berita Terbaru