Jalan Poros Intan Jaya Lumpuh Saat Hujan, Warga “Tanam” Pisang sebagai Sindiran Keras untuk Dinas Terkait

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak,BANTEN, Pelindungnegeri.com

Protes warga terhadap buruknya infrastruktur kembali mencuat. Kali ini datang dari Kampung Parung Lampung RT 01/RW 01, Desa Intan Jaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, pada Jumat (13/2/2026). Kesal karena jalan poros desa tak kunjung diperbaiki, sejumlah ibu-ibu bersama anak-anak melakukan aksi simbolis dengan menanam pohon pisang dan padi di tengah badan jalan yang berlumpur.

Aksi tersebut bukan tanpa alasan. Jalan poros yang menjadi akses penghubung lintas Desa Cikulur dan Gunung Anten itu kini nyaris tak layak dilalui setiap musim hujan. Genangan air dan lumpur tebal membuat kendaraan kesulitan melintas, bahkan pejalan kaki harus berjalan perlahan agar tidak terpeleset.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menyebut kondisi ini sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan berarti. Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan pendidikan justru berubah seperti area persawahan dadakan saat hujan turun.
Pantauan di lapangan menunjukkan anak-anak sekolah harus menapaki lumpur sebelum tiba di kelas. Pedagang sayur pun kerap menjadi korban karena tergelincir di jalan licin, menyebabkan dagangan rusak dan kerugian materi.

Baca Juga:  Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Kanci–Sindanglaut, Desak Pemkab Cirebon Segera Bertindak

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya.
“Berangkat masih rapi, pulang sudah penuh lumpur. Banyak pedagang jatuh karena jalan licin. Kami hanya ingin jalan ini diperbaiki. Jangan dibiarkan terus seperti ini,” ujarnya.
Aksi tanam pisang tersebut menjadi sindiran terbuka kepada dinas terkait agar tidak menutup mata terhadap kondisi riil di lapangan. Warga mendesak Pemerintah Desa Intan Jaya segera mengambil langkah konkret, baik melalui perbaikan darurat maupun pengajuan anggaran ke tingkat kabupaten.

Tak hanya itu, masyarakat juga meminta Pemerintah Kabupaten Lebak dan dinas teknis yang membidangi infrastruktur untuk turun langsung meninjau lokasi, bukan sekadar menerima laporan administratif.
“Ini akses utama warga. Kalau terus dibiarkan, dampaknya luas. Kami butuh tindakan nyata, bukan janji,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak desa maupun pemerintah kabupaten terkait rencana penanganan jalan tersebut. Warga berharap aksi sederhana mereka menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya soal wacana, melainkan kebutuhan mendesak yang menyangkut hajat hidup masyarakat.

Reporter: Aris prastio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Pabrik ke Dunia Jurnalistik: Kisah Perjuangan Tanpa Batas Seorang Mantan Buruh di Karawang
Camat Baru Sinunukan Mulai Aktif, Fokus Tertib Administrasi dan Kegiatan Keagamaan
900 Warga Desa Cidadap Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Kepala Desa: Sangat Membantu di Tengah Harga Pangan Naik
Miris! Dugaan Peredaran Obat Keras di Depan SD Bojong Sari, Warga Resah
Bupati Halmahera Utara Dorong Digitalisasi Pajak Daerah, Gandeng Bank (Maluku-Malut)
“Rivaldo Djini Sekretaris DPC GAMKI Bidang Organisasi: “Konsolidasi Sudah Kami Bangun Hingga Tingkat Ketua Pemuda Jemaat
Kabar Bayi “Ditemukan” di Simpang Gambir Ternyata Melenceng, Polisi Pilih Jalur Damai
Dari Irigasi Hingga Infrastruktur, H. Empud Basarudin Tawarkan Perubahan Nyata untuk Kertajaya di Pilkades 2026–2034
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:26 WIB

Dari Pabrik ke Dunia Jurnalistik: Kisah Perjuangan Tanpa Batas Seorang Mantan Buruh di Karawang

Selasa, 14 April 2026 - 12:19 WIB

Camat Baru Sinunukan Mulai Aktif, Fokus Tertib Administrasi dan Kegiatan Keagamaan

Selasa, 14 April 2026 - 06:26 WIB

900 Warga Desa Cidadap Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Kepala Desa: Sangat Membantu di Tengah Harga Pangan Naik

Selasa, 14 April 2026 - 02:20 WIB

Miris! Dugaan Peredaran Obat Keras di Depan SD Bojong Sari, Warga Resah

Senin, 13 April 2026 - 23:27 WIB

“Rivaldo Djini Sekretaris DPC GAMKI Bidang Organisasi: “Konsolidasi Sudah Kami Bangun Hingga Tingkat Ketua Pemuda Jemaat

Berita Terbaru