“Diduga Kebal Hukum.? Publik Pertanyakan: “Apakah Frenly Lebih Tinggi Pangkat dari Kapolri dan Kapolda Sulut..?”

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelindungnegeri.com Sulawesi Utara – 12 April 2026 – Sorotan tajam publik kini mengarah pada dugaan praktik mafia solar yang disebut-sebut melibatkan sosok bernama Frenly. Nama ini mencuat di tengah berbagai keluhan masyarakat terkait distribusi solar yang diduga tidak tepat sasaran, bahkan terindikasi dimainkan oleh oknum tertentu.

Yang menjadi pertanyaan besar, hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum, meskipun isu ini telah beredar luas di tengah masyarakat. Kondisi ini memunculkan spekulasi liar: apakah ada kekuatan besar di balik sosok Frenly hingga seolah tak tersentuh hukum?

Sejumlah kalangan menilai, jika benar praktik ini terjadi dan tidak ditindak, maka hal tersebut berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Apalagi, distribusi bahan bakar bersubsidi seperti solar menyangkut hajat hidup masyarakat luas, khususnya nelayan dan pelaku usaha kecil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekadar soal distribusi BBM, ini soal keadilan. Jika ada dugaan pelanggaran, maka harus diusut tuntas tanpa pandang bulu,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga:  Uang Rakyat Rp7,3 Miliar Dipertaruhkan, Aktivis Tekan Evaluasi DPUPR Lebak

Publik pun mulai mempertanyakan sikap aparat, bahkan muncul opini yang menyebut seolah-olah ada “kekebalan hukum” terhadap pihak tertentu. Narasi seperti ini tentu menjadi ancaman serius bagi citra penegakan hukum di Indonesia jika tidak segera dijawab dengan langkah konkret.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan keterlibatan Frenly dalam praktik mafia solar tersebut. Masyarakat berharap aparat penegak hukum, baik di tingkat daerah maupun pusat, segera memberikan klarifikasi dan melakukan penyelidikan secara transparan.

Kasus ini menjadi ujian nyata bagi komitmen penegakan hukum di Indonesia: apakah hukum benar-benar berdiri tegak tanpa intervensi, atau justru tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

“Apakah Mafia Solar Frenly Lebih Tinggi Pangkatnya dari Kapolri dan Kapolda Sulut..?
(Noval)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Hukum Martinus Zega dampingi Keluarga Korban Junita Putri Zega Laporkan Kasus Kematian ke Polsek Batu Aji
Ketika Kekuasaan Takut Kritik, Masih Sehat kah Demokrasi Indonesia?
Petahana Kembali turun gunung,Bursa Pimpinan BAZNAS Cianjur 2026-2031 Resmi Dibuka
Dari Pabrik ke Dunia Jurnalistik: Kisah Perjuangan Tanpa Batas Seorang Mantan Buruh di Karawang
Camat Baru Sinunukan Mulai Aktif, Fokus Tertib Administrasi dan Kegiatan Keagamaan
900 Warga Desa Cidadap Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Kepala Desa: Sangat Membantu di Tengah Harga Pangan Naik
Miris! Dugaan Peredaran Obat Keras di Depan SD Bojong Sari, Warga Resah
Bupati Halmahera Utara Dorong Digitalisasi Pajak Daerah, Gandeng Bank (Maluku-Malut)
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:58 WIB

Tim Hukum Martinus Zega dampingi Keluarga Korban Junita Putri Zega Laporkan Kasus Kematian ke Polsek Batu Aji

Jumat, 17 April 2026 - 03:41 WIB

Ketika Kekuasaan Takut Kritik, Masih Sehat kah Demokrasi Indonesia?

Kamis, 16 April 2026 - 08:16 WIB

Petahana Kembali turun gunung,Bursa Pimpinan BAZNAS Cianjur 2026-2031 Resmi Dibuka

Selasa, 14 April 2026 - 12:19 WIB

Camat Baru Sinunukan Mulai Aktif, Fokus Tertib Administrasi dan Kegiatan Keagamaan

Selasa, 14 April 2026 - 06:26 WIB

900 Warga Desa Cidadap Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Kepala Desa: Sangat Membantu di Tengah Harga Pangan Naik

Berita Terbaru