KETUM PWO DWIPA: KORUPSI KEJAHATAN LUAR BIASA. RAMPAS HAK RAKYAT ATAS KESEJAHTERAAN

- Penulis

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

_”Daya Rusaknya Masif, Sistematis, dan Langsung Hambat HAM”_

Jakarta,pelindungnegeri com – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara [PWO DWIPA], Feri Rusdiono, SH menegaskan korupsi harus diperlakukan sebagai kejahatan luar biasa dan berat. Alasannya, dampaknya tidak hanya merugikan uang negara, tapi juga merampas hak dasar rakyat.

“Korupsi bukan sekadar pencurian. Ini kejahatan yang menghancurkan sendi-sendi negara dan mematikan harapan rakyat untuk hidup layak,” tegas Feri Rusdiono, Kamis [30/7/2026].

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi di Jambewangi

*3 ALASAN KORUPSI DISEBUT KEJAHATAN LUAR BIASA*

*1. DAYA RUSAK MASIF: MERUGIKAN KEUANGAN NEGARA DAN HAK EKONOMI RAKYAT*

Menurut Feri, setiap rupiah uang negara yang dikorupsi adalah hak rakyat yang dicuri. Dana APBN/APBD yang seharusnya untuk sekolah, rumah sakit, jalan, dan bansos, hilang karena ulah segelintir orang.

“Akibatnya layanan publik ambruk. Rakyat kecil yang menanggung. Ini kejahatan ekonomi yang dampaknya dirasakan jutaan orang,” ujarnya.

*2. SISTEMATIS DAN MELUAS: DILAKUKAN TERENCANA LIBATKAN BANYAK PIHAK*

Baca Juga:  Dukung Aksesibilitas Daerah, Camat Lingga Bayu Sosialisasi Rute Baru Wings Air ke ASN dan PPPK

Feri menyebut korupsi modern tidak dilakukan sendirian. Ada jaringan. Ada aktor intelektual, pelaksana, hingga pembeking.

“Modusnya terencana, rapi, dan berjamaah. Masuk ke proyek, pengadaan, hingga perizinan. Kalau tidak dipotong dari akarnya, tidak akan pernah selesai,” tegasnya.

*3. HAMBATAN HAM: MERAMPAS HAK RAKYAT ATAS KESEJAHTERAAN DAN PEMBANGUNAN YANG ADIL*

Ini poin paling krusial. Bagi Feri, korupsi adalah pelanggaran HAM secara langsung.

“Ketika dana pendidikan dikorupsi, hak anak untuk sekolah dirampas. Ketika dana kesehatan dikorupsi, hak pasien untuk sembuh dirampas. Ketika dana pembangunan desa dikorupsi, hak warga untuk sejahtera dirampas,” jelas Feri Rusdiono, SH.

*DESAK PENEGAKAN HUKUM TANPA KOMPROMI*

PWO DWIPA mendesak KPK, Kejaksaan, dan Polri menindak tegas pelaku korupsi. Aset hasil kejahatan wajib dirampas, dan hukuman harus memberi efek jera.

“Jangan ada tebang pilih. Jangan ada kompromi. Kalau negara serius hadir, maka koruptor harus dibuat miskin dan dipenjara,” tutup Feri.

PWO DWIPA juga mendorong penguatan transparansi anggaran dan pelibatan media serta masyarakat dalam mengawasi setiap rupiah uang negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi di Jambewangi
Dukung Pembangunan Jembatan Garuda, Serka Ahmad Mubarok Bersama Warga Rejosari Gelar Pelebaran Jalan
Babinsa Ngadri Bersama Warga Gelar Penghijauan, Tanam Pohon Durian dan Nangka
Jembatan “WILUJENG SUMPING” Desa Karanganyar Tampil Lebih Menarik dan Nyaman bagi Masyarakat
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H.: Desak Presiden Perintahkan Gubernur Jabar Segera Selesaikan RS Limbangan, Jangan Biarkan Rakyat Terus Menunggu
Pinggir Aspal Jalan Lintas Lobung — Simpang Gambir Rusak Diduga Akibat Aktivitas Alat Berat , Warga dan Pemdes Mengeluh
TASYAKURAN YAYASAN PYNM UMMU HAMDAH MERIAHKAN MPLS, KENAIKAN KELAS, DAN KELULUSAN SMPIT AL-AZHAR 24 SERTA SMAIT UMMU HAMDAH CENDIKIA 02
DRAMATIS! Gol Tunggal Fuji Bawa PSTS FC Bungkam Bintang Timur FC di Torusan Cup IV Rasoki
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:25 WIB

KETUM PWO DWIPA: KORUPSI KEJAHATAN LUAR BIASA. RAMPAS HAK RAKYAT ATAS KESEJAHTERAAN

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:51 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi di Jambewangi

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:31 WIB

Dukung Pembangunan Jembatan Garuda, Serka Ahmad Mubarok Bersama Warga Rejosari Gelar Pelebaran Jalan

Senin, 27 Juli 2026 - 04:41 WIB

Babinsa Ngadri Bersama Warga Gelar Penghijauan, Tanam Pohon Durian dan Nangka

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:36 WIB

Jembatan “WILUJENG SUMPING” Desa Karanganyar Tampil Lebih Menarik dan Nyaman bagi Masyarakat

Berita Terbaru