MANDAILING NATAL l Pelindungnegeri.com- Suasana haru dan duka masih menyelimuti keluarga besar pemerintahan desa di Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, atas berpulangnya Kepala Desa Lancat, Khoiruddin Lubis, pada 30 Agustus 2026 lalu.
Sebagai bentuk kepedulian, penghormatan dan rasa kekeluargaan, Camat Lingga Bayu bersama seluruh kepala desa se-Kecamatan Lingga Bayu melaksanakan tahlilan, tahtim, lantunan ayat suci Al-Qur’an serta doa bersama di rumah duka almarhum, Minggu malam (6/9/2026).
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat. Para kepala desa bersama Camat Lingga Bayu duduk bersama keluarga almarhum, mengikuti rangkaian doa dan memanjatkan harapan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Sampaikan Takziah dan Pesan Kesabaran
Dalam kesempatan tersebut, Camat Lingga Bayu Adi Melferi, S.H., M.M., menyampaikan ucapan takziah kepada keluarga besar almarhum.
Camat menyampaikan bahwa meninggalnya seseorang merupakan ketentuan dan kehendak Allah SWT yang tidak dapat dihindari oleh setiap manusia. Karena itu, kepada keluarga yang ditinggalkan, Camat berpesan agar senantiasa bersabar, tabah dan ikhlas dalam menerima musibah tersebut.
“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Lingga Bayu dan seluruh kepala desa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami berpesan agar tetap sabar, tabah dan ikhlas menerima musibah ini. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada keluarga dan menempatkan almarhum di tempat yang terbaik di sisi-Nya.”
Selain itu camat Lingga Bayu juga menyampaikan pesan duka dan permintaan maaf terhadap dari Bupati Mandailing Natal, kepada pihak keluarga Almarhum dimana bukan hanya pihak keluarga dan masyarakat desa Lancat dan Kepala desa dan Forkopincam Lingga Bayu saja yang berduka dan merasa kehilangan namun Bupati, dan seluruh Forkopimda Mandailing Natal juga ikut berduka dan merasa kehilangan atas berpulang nya Alm. Khoiruddin Lubis, sesuai apa yang di sampaikan camat Lingga Bayu sesuai isi pesan yang disampaikan Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution.
Camat juga mengajak seluruh yang hadir untuk terus mendoakan almarhum serta menjadikan musibah tersebut sebagai pengingat bagi semua bahwa kehidupan di dunia pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT.
Menurutnya, dukungan moril dan kebersamaan sangat penting diberikan kepada keluarga yang sedang berduka. Karena itu, kehadiran para kepala desa di rumah duka diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga almarhum.
Kordinator Kepala Desa Serahkan Bantuan kepada Istri Almarhum
Tidak hanya datang untuk melaksanakan tahlilan dan menyampaikan doa, kepedulian keluarga besar kepala desa se-Kecamatan Lingga Bayu juga diwujudkan melalui pemberian bantuan kepada keluarga almarhum.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Bendahara Koordinator Kepala Desa, Ahmad Saleh, yang juga merupakan Bendahara Kepala Desa Simpang Koje, kepada istri almarhum Khoiruddin Lubis.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas dari para kepala desa di Kecamatan Lingga Bayu kepada keluarga yang sedang mengalami musibah.
Bantuan yang diberikan diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga, sekaligus menjadi tanda bahwa keluarga almarhum tidak sendirian dalam menghadapi masa duka.
Momen penyerahan bantuan tersebut berlangsung sederhana namun penuh makna. Kepedulian yang diberikan bukan semata-mata dinilai dari besarnya bantuan, melainkan dari ketulusan dan kebersamaan yang ditunjukkan oleh keluarga besar kepala desa di Kecamatan Lingga Bayu.
Ketua Koordinator Kepala Desa Sampaikan Pesan Kekompakan
Sebelumnya, turut disampaikan pesan dari Ketua Koordinator Kepala Desa, Zamharuddin, yang baru dikukuhkan oleh Camat Lingga Bayu pada Kamis sebelumnya.
Dalam penyampaiannya, Zamharuddin menekankan pentingnya menjaga kekompakan, kebersamaan dan rasa kekeluargaan di antara seluruh kepala desa di Kecamatan Lingga Bayu.
Menurutnya, suasana duka yang dialami keluarga almarhum menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan sesama kepala desa, bukan hanya dalam menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan kemanusiaan.
Tetes Air Mata Warnai Ucapan Terima Kasih Keluarga
Suasana semakin haru ketika pihak keluarga almarhum menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat Lingga Bayu, seluruh kepala desa dan pihak-pihak yang telah hadir memberikan doa serta dukungan kepada keluarga.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan dengan penuh rasa haru.
Tetesan air mata pun terlihat ketika pihak keluarga mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian, kepedulian dan kebersamaan yang diberikan.
Kehadiran Camat, seluruh kepala desa serta pemberian bantuan tersebut menjadi dukungan moral yang sangat berarti bagi keluarga almarhum di tengah suasana kehilangan.
Solidaritas Kepala Desa di Tengah Musibah
Kegiatan tahlilan dan pemberian bantuan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa hubungan antara kepala desa dan pemerintah kecamatan di Lingga Bayu tidak hanya sebatas hubungan kedinasan.
Di tengah kesibukan menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, mereka tetap menunjukkan kepedulian ketika salah satu rekan mereka mengalami musibah.
Kepergian Khoiruddin Lubis tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, masyarakat Desa Lancat dan seluruh rekan sesama kepala desa.
Namun, di tengah kesedihan itu, hadir kebersamaan, doa dan kepedulian. Para kepala desa bersama Camat Lingga Bayu memberikan penguatan kepada keluarga agar tetap sabar dan tabah menjalani ketentuan Allah SWT.
Semoga almarhum Khoiruddin Lubis mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadahnya serta ditempatkan bersama orang-orang yang diridai-Nya.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT memberikan kesabaran, ketabahan, keikhlasan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu.
(Jasuti)















