BITUNG AKAN JAMU ASEAN OKTOBER 2026, TAPI HARI INI LAUTNYA DIRUSAK DI DEPAN KANTOR KSOP..! PEMOTONGAN KAPAL DI TANDURUSA BUKTI MUNAFIK MARITIM

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BITUNG, 8 AGUSTUS 2026, Pada Oktober 2026, Kota Bitung akan kembali mengukir sejarah. Kota ini dipercaya menjadi tuan rumah _ASEAN Regional Joint Exercise on Marine Pollution_. Delegasi dari beberapa negara ASEAN akan hadir langsung untuk melihat bagaimana Indonesia, khususnya Bitung, menjaga laut dan menanggulangi pencemaran.

Namun kebanggaan itu hari ini tercoreng. Jauh sebelum para tamu ASEAN tiba, di rumah kita sendiri terjadi pengkhianatan terhadap laut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan aktivitas pemotongan kapal ship scrapping dan berpotensi mencemari lingkungan laut secara masif terjadi di Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung.

Yang lebih memprihatinkan dan membuat kami geram: “aktivitas itu terjadi di depan mata instansi yang memiliki yurisdiksi penegakan hukum di bidang pelayaran. Lebih khususnya yurisdiksi di wilayah perairan, laut dan pantai.

Ini bukan lagi soal pelanggaran. Ini soal pembiaran. Ini soal wibawa.

“IRONI YANG MEMALUKAN

Di satu sisi kita berlatih, berpidato, dan membuat skenario penanggulangan pencemaran tingkat ASEAN. Di sisi lain, di Tandurusa, limbah B3, oli, dan besi tua diduga dibuang langsung ke laut tanpa rasa takut.

Di satu sisi kita ingin menunjukkan wajah maritim Indonesia yang hebat. Di sisi lain, di Tandurusa, regulasi diinjak-injak dan diduga ada pembeking.

“Bagaimana mungkin kita akan menjadi tuan rumah yang baik jika di halaman sendiri kita gagal menjaga? Bagaimana mungkin kita bicara _Marine Pollution_ di forum ASEAN, sementara di Tandurusa laut kita mati pelan-pelan di depan KSOP.? “ujar Aktivis Robby Supit,

“TUNTUTAN RAKYAT: JANGAN HANYA DIAM DAN BICARA..!

Kami tidak butuh himbauan. Kami tidak butuh janji. Kami butuh tindakan.

1. *KEPADA KSOP KELAS I BITUNG SELAKU TUAN RUMAH*
Saudara adalah representasi negara di laut. Saudara memiliki kewenangan. Jangan bersembunyi di balik birokrasi. Segera lakukan sidak, lakukan penyegelan, dan proses hukum semua pihak yang terlibat. Buktikan bahwa KSOP bukan hanya jago upacara, tapi jago menegakkan hukum.

Baca Juga:  Kabar Duka: Ibunda Pimpinan Redaksi Berpulang, Insan Media Sampaikan Belasungkawa

2. *KEPADA DIREKTORAT KPLP – KEMENTERIAN PERHUBUNGAN RI*
Saudara adalah ujung tombak terkait perizinan dan pengawasan teknis keselamatan pelayaran. Kami minta Dir KPLP turun langsung. Audit semua dokumen perizinan di Tandurusa. Ingat, izin itu harus ada bukti fisiknya, bukan hanya sebatas omongan. Jika tidak sesuai UU Pelayaran No. 17 Tahun 2008 dan PM 39/2012, maka CABUT dan TUTUP!

3. *KEPADA BIN, BAIS, DAN APH*
Usut dugaan aliran dana dan pembeking. Jangan biarkan Tandurusa menjadi sarang mafia kapal yang merusak kedaulatan laut kita.

DASAR HUKUM YANG DILANGGAR:
1. *UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran Pasal 219*: Pembongkaran kapal wajib di tempat khusus dan berizin Syahbandar
2. *PM Perhubungan No. 39 Tahun 2012*: Tentang Standar Pembongkaran Kapal
3. *UU No. 32 Tahun 2009 tentang PPLH Pasal 98 dan 100*: Pencemaran laut ancaman 10 tahun penjara dan denda 10 Miliar
4. *UU No. 14 Tahun 2008 tentang KIP*: Publik berhak tahu dokumen izinnya

“JANGAN NODAI NAMA BAIK BITUNG

Oktober 2026 tinggal menghitung bulan. Jangan sampai ketika delegasi ASEAN menginjakkan kaki di Bitung, mereka melihat laut yang rusak, pantai yang kotor, dan aparat yang diam.

Jangan sampai _Joint Exercise_ kita menjadi lelucon internasional. Jangan sampai nama baik Bitung, nama baik Sulut, dan nama baik Indonesia tercoreng karena pembiaran di Tandurusa.

Negara tidak boleh kalah oleh mafia. Hukum tidak boleh kalah oleh uang.

*”Tindak Sekarang, Sebelum Malu Se-ASEAN!”*

*Tembusan:*
1. Presiden RI
2. Menteri Perhubungan RI
3. Dirjen Perhubungan Laut
4. Dir KPLP Kemenhub RI
5. Kepala BIN RI
6. Kabais TNI
7. Kapolri
8. Kapolda Sulut
9. Kepala KSOP Kelas 1 Bitung
10. Gubernur Sulut, Walikota Bitung, DPRD Bitung

Uber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah
Jaga Kekompakan dan Kepedulian Sosial, LSM Elang Mas Pesisir Selatan Pererat Hubungan Antaranggota
Reri Elvadinata Raih Kepercayaan Warga, Siap Bawa Nagari Kapujan Koto Berapak Menuju Kemajuan
Sosialisasi Bangga Kencana di Karyamulya, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga
Kepala Pangkalan KPLP Bitung Jangan Tutup Mata. Kasus YST Tembus Jakarta.! Dirjen Hubla & Saber Pungli Pusat Diminta Turun Tangan.
SERAGAM PENEGAK HUKUM LAUT DIPERTARUHKAN! OKNUM NAKHODA KAPAL PATROLI KPLP BERINISIAL YST DIDUGA MINTA SETORAN JUTAAN RUPIAH PER BULAN DARI PENGUSAHA BITUNG
Pilkades Telukbango Jadi Harapan Baru, Warga Inginkan Pemimpin yang Dekat dan Peduli Masyarakat
Hidayat Kantongi Nomor Urut 1, Siap Meramaikan Kontestasi Pilkades Telukbango 2026
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Jaga Kekompakan dan Kepedulian Sosial, LSM Elang Mas Pesisir Selatan Pererat Hubungan Antaranggota

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Reri Elvadinata Raih Kepercayaan Warga, Siap Bawa Nagari Kapujan Koto Berapak Menuju Kemajuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Sosialisasi Bangga Kencana di Karyamulya, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:21 WIB

Kepala Pangkalan KPLP Bitung Jangan Tutup Mata. Kasus YST Tembus Jakarta.! Dirjen Hubla & Saber Pungli Pusat Diminta Turun Tangan.

Berita Terbaru