181 Ribu Ton Beras Digelontorkan ke Jawa Barat, Karawang Kebagian 7.491 Ton untuk 249 Ribu Penerima

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, JABAR | PELINDUNGNEGERI.com- Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum BULOG terus mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli–September 2026 di Provinsi Jawa Barat. Sebanyak 6.039.551 Penerima Bantuan Pangan (PBP) menjadi sasaran program dengan total alokasi mencapai 181.186.530 kilogram atau lebih dari 181 ribu ton beras.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara bertahap hingga ke tingkat desa. Salah satunya berlangsung di Desa Sindangsari, Kabupaten Karawang, dengan jumlah penerima mencapai 1.092 PBP.

Masing-masing penerima mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Dengan demikian, total beras yang disalurkan kepada masyarakat penerima di Desa Sindangsari mencapai 32.760 kilogram atau 32,76 ton.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kabupaten Karawang tercatat sebagai salah satu wilayah dengan cakupan penerima cukup besar di Jawa Barat. Sebanyak 249.725 PBP mendapatkan Bantuan Pangan Beras dengan total alokasi mencapai 7.491.750 kilogram atau sekitar 7.491 ton.

Besarnya jumlah bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok di tengah kebutuhan ekonomi yang terus meningkat.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat sinergi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar bantuan pangan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

Menurut Amran, data penerima Bantuan Pangan berasal dari Kementerian Sosial. Pemerintah kemudian memastikan proses penyaluran berjalan sesuai sasaran sehingga bantuan yang telah dialokasikan dapat diterima masyarakat secara utuh.
“Jangan sampai ada satu kilogram pun yang tidak sampai kepada penerima. Karena itu, Bapanas, BULOG bersama pemerintah daerah terus mengawal penyalurannya agar tepat sasaran, tepat waktu, dan diterima masyarakat dalam kondisi baik,” ujar Amran.

Baca Juga:  Salah Satu Calon BPD Sampaikan Ketidakpuasan Atas Hasil Musyawarah Panitia di Desa Batu Raden

Amran juga menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam proses distribusi. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bapanas, BULOG hingga jajaran di tingkat desa diminta terus melakukan pengawasan agar bantuan tidak mengalami kendala dalam proses penyalurannya.
“Kita tidak ingin ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan pangan. Karena itu, seluruh jajaran harus bergerak bersama, dari pusat sampai daerah, agar bantuan pangan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. menyampaikan bahwa BULOG siap memastikan ketersediaan stok beras untuk memenuhi kebutuhan program Bantuan Pangan.
“BULOG memastikan stok beras untuk Bantuan Pangan tersedia dan siap disalurkan. Kami terus memperkuat proses distribusi hingga ke titik penerima agar bantuan pemerintah ini dapat sampai kepada masyarakat secara tepat jumlah dan tepat sasaran,” ujar Rizal.

Menurut Rizal, cakupan program yang mencapai jutaan penerima di Jawa Barat membutuhkan kesiapan stok, jaringan pergudangan, serta koordinasi distribusi yang kuat agar seluruh tahapan berjalan lancar.
“Bagi BULOG, setiap kilogram beras yang disalurkan bukan sekadar angka, tetapi merupakan bagian dari upaya negara memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, kami akan terus memastikan proses penyaluran berjalan lancar hingga bantuan diterima masyarakat,” lanjutnya.

Penyaluran Bantuan Pangan Beras dari tingkat provinsi hingga ke desa menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas jangkauan bantuan pangan kepada masyarakat. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan pangan masyarakat penerima.

Bapanas bersama BULOG dan pemerintah daerah akan terus memperkuat koordinasi serta pengawasan agar penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli–September 2026 di Jawa Barat berlangsung efektif, transparan, tepat waktu, dan tepat sasaran.

Reporter: MK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERCEPATAN 2029 MENJALAR KE DAERAH: 5 PARPOL BERSATU MENGGUNCANG KURSI BUPATI TAPANULI TENGAH
Polemik IPAL SPPG Air Kepala Tujuh Pangkalpinang kembali mengemuka. 21 hari setelah pemberitaan, talud baru dikerjakan. Bambang Hariyadi laporkan media ke Dewan Pers
Rohim Mantap Ikuti Pilkades Setialaksana, Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
Warga Pertanyakan Penyaluran Bantuan Beras di Batujaya, Minta Ada Verifikasi Lapangan
PT Genosky Tira Propertindo ditetapkan tersangka korporasi perambahan 1,98 Ha hutan lindung Tanjung Piayu Batam. Penyidik kejar siapa pengambil keputusan dan penerima manfaat
Bupati Garut Ingatkan ASN Jaga Kesehatan hingga Waspadai Kejadian Bencana
PT APSL Tak Hadir di Sidang Kedua, Dugaan Sawit di Luar HGU Dipersoalkan SINTA
Camat Lingga Bayu Hadiri Maulid Nabi di Desa Lancat, Semangat Silaturahmi Tetap Terjaga di Tengah Suasana Duka
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 06:38 WIB

PERCEPATAN 2029 MENJALAR KE DAERAH: 5 PARPOL BERSATU MENGGUNCANG KURSI BUPATI TAPANULI TENGAH

Rabu, 9 September 2026 - 05:08 WIB

Polemik IPAL SPPG Air Kepala Tujuh Pangkalpinang kembali mengemuka. 21 hari setelah pemberitaan, talud baru dikerjakan. Bambang Hariyadi laporkan media ke Dewan Pers

Rabu, 9 September 2026 - 04:03 WIB

Rohim Mantap Ikuti Pilkades Setialaksana, Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 02:01 WIB

Warga Pertanyakan Penyaluran Bantuan Beras di Batujaya, Minta Ada Verifikasi Lapangan

Selasa, 8 September 2026 - 11:46 WIB

Bupati Garut Ingatkan ASN Jaga Kesehatan hingga Waspadai Kejadian Bencana

Berita Terbaru