KARAWANG,PELINDUNGNEGERI.com–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) melaksanakan program inovatif bertajuk Bruquete Brisma di Desa Segaran,Kecamatan Batujaya,Kabupaten Karawang,Sabtu(25/07/2026).
Program tersebut turut dihadiri oleh H.Samin Saripudin,Plt.(KADES)Kepala Desa Segaran,yang memberikan apresiasi atas hadirnya inovasi mahasiswa UNSIKA dalam mengolah limbah sekam padi menjadi briket ramah lingkungan.
Program ini bertujuan mengolah limbah sekam padi menjadi briket ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi alternatif bahan bakar bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bruquete Brisma merupakan inovasi berbasis pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan limbah pertanian, khususnya sekam padi, menjadi produk bernilai tambah.Selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah pertanian,program ini juga diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi warga desa melalui pengolahan dan pemasaran briket.Inovasi Brisma sendiri telah dikembangkan oleh sivitas akademika UNSIKA dan mendapat perhatian sebagai solusi ekonomi kreatif berbasis limbah pertanian.
Pelaksanaan program di Desa Segaran menjadi bagian dari implementasi tema KKN UNSIKA yang menitikberatkan pada inovasi hijau,pemberdayaan masyarakat,serta penguatan ekonomi berkelanjutan melalui pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya,Pjs. H. Samin Saripudin menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya menjaga lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan potensi lokal desa. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi program sementara,tetapi dapat dikembangkan lebih jauh oleh masyarakat setempat.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai proses pembuatan briket, mulai dari pengolahan bahan baku, pencetakan, hingga proses pengeringan.
Warga juga diberikan pemahaman mengenai manfaat penggunaan briket sebagai bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dibandingkan pembakaran limbah secara langsung.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Segaran.Kehadiran inovasi Bruquete Brisma dinilai mampu menjadi solusi dalam mengurangi limbah pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, sekaligus mendorong tumbuhnya usaha mikro berbasis potensi lokal.
Melalui program KKN ini, mahasiswa UNSIKA berharap inovasi Bruquete Brisma tidak berhenti pada masa pengabdian saja,tetapi dapat terus dikembangkan oleh masyarakat sehingga menjadi produk unggulan Desa Segaran yang memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan secara berkelanjutan.
Reporter:Ambon













