Dugaan Jual Beli Seragam di SMP Negeri 7 Karawang Barat Tuai Sorotan, Sekolah dan KMP Beri Penjelasan Berbeda

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang,JABAR| PELINDUNGNEGERI.com- Polemik terkait dugaan praktik jual beli seragam sekolah di SMP Negeri 7 Karawang Barat menjadi perhatian sejumlah orang tua siswa. Mereka mengaku merasa keberatan dan mempertanyakan mekanisme penjualan seragam yang dinilai membebani sebagian wali murid. Kamis (23/7/2026).

Untuk memperoleh informasi yang berimbang, awak media mendatangi SMP Negeri 7 Karawang Barat guna meminta klarifikasi langsung kepada pihak sekolah.
Kepala SMP Negeri 7 Karawang Barat, Faiv, saat ditemui enggan memberikan penjelasan secara rinci dan menyarankan agar konfirmasi dilakukan kepada pihak KMP.
“Coba bapak tanyakan langsung ke pihak KMP, kami tidak bisa menjawab secara langsung pertanyaan dari bapak,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Ketua KMP saat ditemui di lokasi berbeda membenarkan bahwa pihaknya pernah menjual seragam sekolah. Namun, menurutnya, harga yang ditetapkan masih berada di bawah harga pasaran dan kerja sama dengan pihak sekolah telah dihentikan.
“Ya benar kami menjualnya, dan itu sesuai dengan penyampaian dari pihak sekolah kepada kami. Soal kerja sama, sekarang sudah kami batalkan dan tidak ada urusan lagi dengan pihak sekolah,” katanya.

Ia juga mengaku telah melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah terkait mekanisme penjualan seragam, namun hingga kini belum memperoleh penjelasan yang dianggap memuaskan.
“Yang kami tahu, pihak sekolah juga menjual. Bahkan saya sudah konfirmasi kepada pihak sekolah mengenai bagaimana mekanismenya, tetapi sampai sekarang belum ada jawaban yang jelas,” tambahnya.
Di sisi lain, sejumlah masyarakat menilai KMP seharusnya dapat membantu meringankan beban orang tua siswa, bukan justru terlibat dalam penjualan seragam.

Mereka berharap persoalan ini dapat dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMP Negeri 7 Karawang Barat maupun pihak-pihak terkait lainnya belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai dugaan tersebut.

Reporter: DS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Hanguskan 10 Hektare Lahan di Pemulutan Barat, Polisi Ingatkan Warga Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan
Lantik Pengurus DHR-45, Bupati Garut Tekankan Nilai Perjuangan dan Kemandirian
Dua Tahun Kayu Tumbang Tutupi Separuh Badan Jalan Di Desa Sikumbu, Camat dan Babinsa Turun Langsung Angkat Batang Kayu Pakai Alat Berat
Polsek Lingga Bayu Gelar Jumat Berkah, Salurkan Tali Asih kepada Warga Desa Aek Garingging
Rusli Bacan Nyatakan Kesiapan Ikut Kontestasi Pilkades Telukbango 2026–2034
SDN 1 Cimanganten Raih 8 Prestasi di Bidang Seni, Agama, dan Bahasa Sunda Tingkat Kecamatan
Dukungan Warga Menguat, Pei Yulyawadi dan H. Izzi Hamdi Siap Mengabdi untuk Desa Telukbango
Warga Segaran Kompak Berikan Dukungan untuk Hikmat, Calon Kepala Desa Periode 2026–2034
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 04:28 WIB

Karhutla Hanguskan 10 Hektare Lahan di Pemulutan Barat, Polisi Ingatkan Warga Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

Sabtu, 12 September 2026 - 23:05 WIB

Lantik Pengurus DHR-45, Bupati Garut Tekankan Nilai Perjuangan dan Kemandirian

Sabtu, 12 September 2026 - 01:19 WIB

Dua Tahun Kayu Tumbang Tutupi Separuh Badan Jalan Di Desa Sikumbu, Camat dan Babinsa Turun Langsung Angkat Batang Kayu Pakai Alat Berat

Jumat, 11 September 2026 - 14:50 WIB

Polsek Lingga Bayu Gelar Jumat Berkah, Salurkan Tali Asih kepada Warga Desa Aek Garingging

Jumat, 11 September 2026 - 11:53 WIB

Rusli Bacan Nyatakan Kesiapan Ikut Kontestasi Pilkades Telukbango 2026–2034

Berita Terbaru