Bundaran Perdi Mangkrak, Sejumlah Proyek Infrastruktur Murung Raya Disorot Publik

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puruk Cahu, Kalteng | PELINDUNGNEGERI.com – Sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Murung Raya kembali menjadi perhatian masyarakat. Salah satu yang paling banyak disorot adalah proyek Bundaran Perdi yang hingga kini belum rampung meski telah melalui beberapa tahap pekerjaan dengan nilai anggaran yang cukup besar.

Kondisi proyek yang belum selesai tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan dari masyarakat. Bahkan, sebagian fasilitas yang telah dibangun dikabarkan mulai mengalami kerusakan, sehingga memunculkan dugaan adanya permasalahan dalam perencanaan maupun pelaksanaan pekerjaan.

Tim awak media telah berupaya meminta penjelasan kepada pihak terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Murung Raya sebagai instansi yang menangani pembangunan tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak yang berwenang belum dapat memberikan keterangan resmi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, upaya konfirmasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Murung Raya juga telah dilakukan guna memperoleh penjelasan mengenai perkembangan proyek-proyek yang menjadi sorotan publik. Akan tetapi, hingga saat ini belum diperoleh tanggapan resmi dari kedua pimpinan daerah tersebut.
Tidak hanya Bundaran Perdi, beberapa proyek lain juga menjadi perhatian masyarakat. Di antaranya pembangunan ruas Jalan Tumbang Lahung–Tumbang Kunyi yang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis, serta pembangunan SMP Negeri 5 yang disebut-sebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal karena hasil pekerjaan yang dipersoalkan oleh sejumlah pihak.

Baca Juga:  Perawatan Tugu Proklamasi Rengasdengklok Jadi Pengingat Semangat Juang Para Pendiri Bangsa

Masyarakat juga menyoroti sejumlah proyek yang menggunakan anggaran tahun 2025. Beberapa pekerjaan diduga tidak memasang papan informasi proyek, minim penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta kurangnya pengawasan di lapangan. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan bahwa sebagian pekerjaan tidak dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di tengah berbagai sorotan tersebut, beredar informasi mengenai adanya pertemuan antara jajaran Pemerintah Kabupaten Murung Raya dengan pihak Kejaksaan Negeri Murung Raya beberapa waktu lalu. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi yang menjelaskan substansi pertemuan tersebut maupun kaitannya dengan sejumlah proyek yang sedang menjadi perhatian masyarakat.

Publik berharap pemerintah daerah, instansi teknis, serta aparat penegak hukum dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Transparansi dalam pelaksanaan pembangunan dinilai penting untuk memastikan penggunaan anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sampai berita ini ditayangkan, media masih membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan sesuai ketentuan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
( YA )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasir Tongkang Diduga Ilegal Masuk Batam untuk Menopang Pertumbuhan Konstruksi
Sambut HUT PGRI ke-81, PGRI Garut Kota Gelar Lomba Mewarnai, 390 Anak TK Tunjukkan Kreativitas
Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah
Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu
Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital
Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif
Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Pasir Tongkang Diduga Ilegal Masuk Batam untuk Menopang Pertumbuhan Konstruksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Sambut HUT PGRI ke-81, PGRI Garut Kota Gelar Lomba Mewarnai, 390 Anak TK Tunjukkan Kreativitas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital

Berita Terbaru