Kapal Tenggiri Disorot: Jerigen BBM Subsidi, Izin Kedaluwarsa, 3 Pelaku Diamankan Polda Kepri

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy




Batam,pelindungnegeri.com, 19 April 2026 — Kasus dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di Batam kian mencuat dengan sorotan tajam pada Kapal Tenggiri. Temuan awak media soal puluhan jerigen di SPBU Sei Temiang berujung penangkapan tiga pelaku oleh Polda Kepri pada Jumat (17/4/2026), ungkap fakta mencengangkan: izin pengisian ternyata sudah kedaluwarsa sejak Januari lalu.

Kronologi bermula 4 April 2026, saat awak media mendokumentasikan aktivitas mencurigakan di SPBU Temiang. Puluhan jerigen memenuhi area, memicu pertanyaan publik soal distribusi BBM subsidi dalam skala tak wajar yang berpotensi merugikan masyarakat kecil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konfirmasi awal pada 6 April dilakukan ke pekerja SPBU. Mereka klaim ada surat rekomendasi Dinas Perhubungan (Dishub). Tak lama, pria berinisial H muncul, mengaku BBM untuk operasional pulau-pulau sekitar Batam.
Penelusuran lanjutan mengarah ke Pelabuhan Sagulung.

Baca Juga:  Syahrir Nasution Desak Perda Tanah Ulayat Segera Diterbitkan: Jangan Sampai Janji “Kesejahteraan Rakyat Madina” Hanya Jadi Slogan Kampanye

Warga setempat konfirmasi Kapal Tenggiri kerap isi BBM di pelabuhan rakyat—lokasi tak lazim untuk distribusi kapal. Saat dikonfrontasi, H akui pengisian di sana, tapi klaim untuk SB Takwin, bukan Tenggiri. Ia tunjukkan surat Dishub, tapi verifikasi tim media ungkap: izin kedaluwarsa 31 Januari 2026, hanya untuk satu unit SB Takwin 40 HP, ditandatangani Kabid Hubungan Kelautan.

Fakta ini picu dugaan penyalahgunaan izin. Informasi warga sebut Kapal Tenggiri masih isi BBM 31 Maret 2026—dua bulan pasca kedaluwarsa. Polda Kepri amankan tiga pelaku pengisian jerigen, tapi kendaraan penyuplai ke Sagulung belum disentuh.

Kasus ini jadi pengingat lemahnya pengawasan BBM subsidi di Batam. Awak media terus kembangkan, termasuk alur distribusi dan keterlibatan pihak lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Hukum Martinus Zega dampingi Keluarga Korban Junita Putri Zega Laporkan Kasus Kematian ke Polsek Batu Aji
Ketika Kekuasaan Takut Kritik, Masih Sehat kah Demokrasi Indonesia?
Petahana Kembali turun gunung,Bursa Pimpinan BAZNAS Cianjur 2026-2031 Resmi Dibuka
Dari Pabrik ke Dunia Jurnalistik: Kisah Perjuangan Tanpa Batas Seorang Mantan Buruh di Karawang
Camat Baru Sinunukan Mulai Aktif, Fokus Tertib Administrasi dan Kegiatan Keagamaan
900 Warga Desa Cidadap Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Kepala Desa: Sangat Membantu di Tengah Harga Pangan Naik
Miris! Dugaan Peredaran Obat Keras di Depan SD Bojong Sari, Warga Resah
Bupati Halmahera Utara Dorong Digitalisasi Pajak Daerah, Gandeng Bank (Maluku-Malut)
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:28 WIB

Kapal Tenggiri Disorot: Jerigen BBM Subsidi, Izin Kedaluwarsa, 3 Pelaku Diamankan Polda Kepri

Sabtu, 18 April 2026 - 09:58 WIB

Tim Hukum Martinus Zega dampingi Keluarga Korban Junita Putri Zega Laporkan Kasus Kematian ke Polsek Batu Aji

Jumat, 17 April 2026 - 03:41 WIB

Ketika Kekuasaan Takut Kritik, Masih Sehat kah Demokrasi Indonesia?

Kamis, 16 April 2026 - 08:16 WIB

Petahana Kembali turun gunung,Bursa Pimpinan BAZNAS Cianjur 2026-2031 Resmi Dibuka

Rabu, 15 April 2026 - 00:26 WIB

Dari Pabrik ke Dunia Jurnalistik: Kisah Perjuangan Tanpa Batas Seorang Mantan Buruh di Karawang

Berita Terbaru