Mafia Solar Diduga Kebal Hukum.! Nama Sama Terus Muncul — Ketua DPD GADAPAKSI: Ada Apa dengan Polda Sulawesi Utara, Polres Minahasa dan Mabes Polri?

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelindungnegeri.com Minahasa, – 12 April 2026 – Dugaan praktik mafia BBM bersubsidi jenis solar kembali mengguncang publik Sulawesi Utara. Aktivitas yang diduga berlangsung terang-terangan di wilayah Rinegetan, Tondano Barat, kini memunculkan pertanyaan besar soal ketegasan aparat penegak hukum.

Temuan di lapangan memperlihatkan adanya aktivitas penampungan dan distribusi BBM yang diduga ilegal, dengan penggunaan tangki, selang, serta kendaraan truk yang terindikasi melakukan pengisian secara tidak sah. Kondisi ini dinilai bukan lagi aktivitas sembunyi-sembunyi, melainkan berjalan terbuka tanpa rasa takut.

Nama Frenly Rompas kembali disebut-sebut dalam pusaran dugaan jaringan ini. Sebelumnya, nama yang sama juga dikaitkan dengan dugaan gudang BBM di wilayah Kema 1 Jaga 8, Minahasa Utara, yang sempat viral di TikTok dan media online. Namun hingga kini, publik menilai belum ada penindakan yang jelas dan transparan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPD Sulut LSM GADAPAKSI, Ato Tamila, melontarkan kritik paling keras. Ia menilai, jika nama yang sama terus muncul tanpa tindakan hukum, maka wajar publik mempertanyakan keberanian aparat.

“Kalau kasus lama viral tapi hilang, lalu muncul lagi dengan pola yang sama, ini bukan kebetulan. Ini patut diduga ada pembiaran yang harus diusut,” tegas Ato.

Baca Juga:  Wakapolri Buka Rakernis Gabungan Empat Divisi Strategis, Kapolda Sumsel Instruksikan Penguatan Sinergi Daerah

Dalam pernyataannya yang lebih tajam, Ato bahkan melontarkan pertanyaan keras yang kini bergema di tengah masyarakat:

“Apakah benar seorang bos mafia solar bisa lebih ‘tinggi’ dari aparat? Apakah sampai lebih kuat dari Kapolda dan bahkan Kapolri, sehingga hukum seolah diam?”

Pernyataan ini mencerminkan kegelisahan publik terhadap dugaan lemahnya penegakan hukum terhadap praktik mafia BBM subsidi yang jelas-jelas merugikan negara dan rakyat kecil.

Sorotan kini mengarah langsung kepada Polda Sulawesi Utara, Polres Minahasa, hingga Mabes Polri untuk segera menjawab keraguan publik dengan langkah nyata, bukan sekadar diam.

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sudah jelas mengatur sanksi pidana hingga 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp60 miliar bagi pelaku penyalahgunaan BBM subsidi. Namun tanpa penindakan tegas, hukum hanya akan menjadi tulisan tanpa makna.

“Kalau ini terus dibiarkan, maka yang rusak bukan hanya ekonomi negara, tapi juga kepercayaan publik terhadap institusi hukum,” tambah Ato.

Kini publik menunggu:
apakah aparat akan membuktikan keberanian menindak, atau justru membiarkan dugaan mafia solar terus beroperasi tanpa sentuhan hukum..?
(Noval)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah
Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu
Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital
Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif
Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor
Jaga Kekompakan dan Kepedulian Sosial, LSM Elang Mas Pesisir Selatan Pererat Hubungan Antaranggota
Sinergi Lintas Sektoral Sukseskan Pelacakan (Tracing) TB Paru di Sejumlah Lokus Wilayah Mandailing Natal
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Berita Terbaru