Bunda Milenial Banjarnegara Pamerkan Piagam MURI di Culture Carnival 2026, Tapi Kritik Tajam soal Fasilitas Peserta

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarnegara,Jawa Tengah,pelindungnegeri.com – Komunitas Bunda Milenial Banjarnegara mencuri perhatian dalam Banjarnegara Culture Carnival 2026, peringatan Hari Jadi Kabupaten Banjarnegara ke-455, dengan membawa Piagam Rekor MURI Dunia. Mengangkat tema “Ayuning Budaya Guyubing Wanita”, kehadiran mereka menonjolkan semangat kebersamaan perempuan dalam melestarikan budaya lokal.

Kirab budaya ini berlangsung meriah di Kamis (2/4/2026), dimulai dari Terminal Bus, menyusuri Jalan Protokol, hingga tiba di Alun-Alun Kota, diikuti 82 kelompok dari instansi pemerintah, swasta, dan komunitas.

Piagam MURI yang dipamerkan merupakan penghargaan atas rekor dunia yang diraih Juli 2025, dalam rangka Hari Anak dan Hari Kebaya. Prestasi ini lahir dari gagasan “Kaulinan” – permainan tradisional dengan kebaya – yang diikuti sekitar 12 ribu peserta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Piagam ini jadi simbol kebanggaan dan motivasi untuk terus berkarya, menginspirasi masyarakat,” kata salah satu anggota komunitas.

Kritik Konstruktif: Kurang Fasilitas Dasar dan Prioritas Anggaran

Di balik kemeriahan, Bunda Milenial Banjarnegara tak segan menyuarakan kritik tajam terhadap panitia dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Mereka menyoroti absennya fasilitas dasar seperti konsumsi makanan dan minuman bagi peserta kirab. “Kami berharap ada evaluasi lebih baik ke depan.

Baca Juga:  TRIO ALFABET KASMARAN Daftar Calon Kepala Desa Baturaden,Pendaftaran Digelar Di Aula Desa

Peserta adalah kunci sukses acara ini, tapi kebutuhan dasar mereka diabaikan,” tegas Dewi Ratih, Ketua Bunda Milenial Banjarnegara.

Sentimen serupa bergema dari tokoh budayawan. Yepi Teguh dari Yayasan Telasih Banjarnegara menekankan, “Masalah konsumsi harus diperhatikan. Jangan sampai peserta kehausan.

” Sekretaris Telasih, KRT Pujono, menambahkan kritik soal komunikasi:

“Kurangnya koordinasi antara panitia, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan komunitas budaya bikin banyak yang kecewa, termasuk Yayasan Telasih 87.”

Ki Warsono, tokoh budayawan lainnya, menyayangkan minimnya sarana prasarana dan akomodasi.

Polsek Lingga Bayu Turun ke Lapangan, PETI Diperingatkan: Ancaman 5 Tahun Penjara Mengintai

“Semoga ke depan peserta kirab diperhatikan konsumsinya, meski beberapa tim sudah bawa sendiri,” ujarnya.

Komunitas juga menyinggung kebijakan panitia yang diduga memprioritaskan anggaran besar untuk artis luar kota, ketimbang kesejahteraan peserta lokal.

Penyampaian ini menuntut penyelenggaraan acara budaya lebih inklusif, berkeadilan, dan apresiatif terhadap kontributor utama.

Tentang Bunda Milenial Banjarnegara

Komunitas perempuan ini aktif di bidang sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat, dengan semangat kolaborasi dan inovasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah
Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu
Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital
Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif
Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor
Jaga Kekompakan dan Kepedulian Sosial, LSM Elang Mas Pesisir Selatan Pererat Hubungan Antaranggota
Sinergi Lintas Sektoral Sukseskan Pelacakan (Tracing) TB Paru di Sejumlah Lokus Wilayah Mandailing Natal
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Berita Terbaru