Mandailing Natal l Pelindungnegeri.com–
Upaya perbaikan jalan lintas provinsi yang rusak dan berlubang di wilayah Kelurahan Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal terus dilakukan secara gotong royong oleh unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta elemen masyarakat.
Pada Jumat (24/04/2026), personel Koramil 0212-16/BTN yang dipimpin Danpos bersama Babinsa kembali melanjutkan kegiatan penimbunan jalan dengan menambahkan material pasir dan batu pada ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan cukup parah.
Kegiatan ini merupakan inisiatif langsung dari jajaran Koramil 16/Batang Natal sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat pengguna jalan, sekaligus menjaga kelancaran akses transportasi antar kecamatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut terlibat dalam kegiatan tersebut Peltu M. Arifin Lubis, Serka Kholis Nasution, Sertu Lukman Harun Lubis, dan Serda Adi Sucipto, bersama Kasi Trantib Kecamatan Lingga Bayu Amrin Lubis, dan Lurah Simpang Gambir Saipuddin Ashari Lubis S.Pd.
Selain personel TNI, kegiatan gotong royong ini juga mendapat dukungan dari anggota Polsek Lingga Bayu, pihak Kecamatan Lingga Bayu, Ketua MWC NU Kecamatan Lingga Bayu, serta Ketua Koperasi Dalian Natolu PT TBS yang merupakan anak perusahaan dari PT Sago Nauli Group.
Sementara itu, untuk mempercepat proses pemerataan material pasir dan batu, digunakan alat berat berupa beko mini milik PT TBS.
Menurut keterangan di lapangan, kegiatan penimbunan ini telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut dan sebelumnya juga telah beberapa kali dilakukan pada sejumlah titik ruas jalan provinsi mulai dari Kecamatan Batang Natal, tepatnya di wilayah perbatasan Desa Jambur Baru dengan Muara Parlampungan, hingga perbatasan Kecamatan Batang Natal dengan Lingga Bayu.
Adapun tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mencegah kerusakan jalan semakin parah, meminimalisir risiko kecelakaan bagi pengendara, memastikan jalur transportasi antar desa dan kecamatan tetap fungsional, serta mendukung kelancaran distribusi barang dan hasil bumi masyarakat.
“Kegiatan ini murni bentuk kepedulian bersama demi keselamatan masyarakat. Jalan ini merupakan akses vital bagi warga, sehingga harus tetap bisa dilalui dengan aman,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Pantauan di lapangan menunjukkan, proses penimbunan berjalan lancar, aman, dan mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan rusak tersebut.
Pihak terkait juga menyampaikan bahwa kegiatan penimbunan akan terus dilanjutkan pada hari berikutnya hingga kondisi jalan dinilai lebih layak dilalui.
Langkah cepat yang dilakukan secara kolaboratif ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pihak swasta, dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjawab persoalan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kehidupan warga.
(Jasuti)



















