Kritik Keras Dugaan Praktik Oknum di SPBU Pantai Barat Natal, Masyarakat Dirugikan oleh Antrean Panjang

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal l Pelindungnegeri.com– Dugaan praktik tidak tertib oleh oknum di SPBU Pantai Barat menuai kritik keras dari berbagai pihak. Aktivitas pengisian BBM yang diduga menggunakan wadah dalam jumlah besar tanpa prosedur yang jelas telah menyebabkan antrean panjang dan merugikan masyarakat luas.

Kondisi ini dinilai sebagai bentuk kelalaian serius dalam pengawasan distribusi BBM. SPBU yang seharusnya menjadi fasilitas pelayanan publik justru terkesan dibiarkan dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi.

Masyarakat setempat mengeluhkan lamanya antrean yang tidak wajar. Tidak sedikit warga yang harus menunggu berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM, sementara diduga ada pihak-pihak yang leluasa melakukan pengisian dalam jumlah besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, *Noprianda Ramadhan* selaku Presiden Mahasiswa (Presma) DEMA STAI Al-Azhar Pekanbaru sekaligus putra asli Mandailing Natal menyampaikan kecaman tegas.

“Ini tidak bisa lagi ditoleransi. Dugaan praktik seperti ini adalah bentuk ketidakadilan yang nyata terhadap masyarakat. Jika benar ada pembiaran, maka ini adalah kegagalan dalam pengawasan,” tegasnya.

Baca Juga:  Janji Tinggal Janji: KPKBM Surati Bupati Madina, Dugaan Penyerobotan Lahan Transmigrasi Mandek Tanpa Kepastian

Ia juga menyoroti lemahnya kontrol terhadap distribusi BBM yang seharusnya berada di bawah pengawasan ketat Pertamina dan pihak pengelola SPBU.

“Kami mendesak agar dilakukan tindakan tegas tanpa kompromi. Jangan sampai fasilitas publik dijadikan ladang keuntungan oleh oknum, sementara masyarakat justru dipersulit,” lanjutnya.

Lebih jauh, “Noprianda” menegaskan bahwa apabila kondisi ini terus dibiarkan, maka berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap sistem distribusi BBM.

“Jika tidak segera ditindak, ini bisa memicu keresahan sosial yang lebih luas. Kami meminta aparat dan pihak terkait untuk turun langsung dan menertibkan praktik-praktik yang merugikan masyarakat,” tambahnya.

Selaku putra asli Mandailing Natal ia juga mengingatkan bahwa pengisian BBM dalam jumlah besar tanpa izin merupakan pelanggaran yang tidak boleh dibiarkan. Penegakan aturan harus dilakukan secara konsisten demi keadilan dan ketertiban bersama.
(Jasuti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

900 Warga Desa Cidadap Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Kepala Desa: Sangat Membantu di Tengah Harga Pangan Naik
Miris! Dugaan Peredaran Obat Keras di Depan SD Bojong Sari, Warga Resah
Bupati Halmahera Utara Dorong Digitalisasi Pajak Daerah, Gandeng Bank (Maluku-Malut)
“Rivaldo Djini Sekretaris DPC GAMKI Bidang Organisasi: “Konsolidasi Sudah Kami Bangun Hingga Tingkat Ketua Pemuda Jemaat
Kabar Bayi “Ditemukan” di Simpang Gambir Ternyata Melenceng, Polisi Pilih Jalur Damai
Dari Irigasi Hingga Infrastruktur, H. Empud Basarudin Tawarkan Perubahan Nyata untuk Kertajaya di Pilkades 2026–2034
Beroperasi Tanpa HGU: Polemik Puluhan Tahun Lahan PTPN IV Kebun Timur Mandailing Natal”
“Diduga Kebal Hukum.? Publik Pertanyakan: “Apakah Frenly Lebih Tinggi Pangkat dari Kapolri dan Kapolda Sulut..?”
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 06:26 WIB

900 Warga Desa Cidadap Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Kepala Desa: Sangat Membantu di Tengah Harga Pangan Naik

Selasa, 14 April 2026 - 02:20 WIB

Miris! Dugaan Peredaran Obat Keras di Depan SD Bojong Sari, Warga Resah

Senin, 13 April 2026 - 23:29 WIB

Bupati Halmahera Utara Dorong Digitalisasi Pajak Daerah, Gandeng Bank (Maluku-Malut)

Senin, 13 April 2026 - 23:27 WIB

“Rivaldo Djini Sekretaris DPC GAMKI Bidang Organisasi: “Konsolidasi Sudah Kami Bangun Hingga Tingkat Ketua Pemuda Jemaat

Senin, 13 April 2026 - 04:51 WIB

Kabar Bayi “Ditemukan” di Simpang Gambir Ternyata Melenceng, Polisi Pilih Jalur Damai

Berita Terbaru