Kementerian P2MI Tambah Alokasi Pelatihan bagi Calon Pekerja Migran Asal Garut

- Penulis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian P2MI Tambah Alokasi Pelatihan bagi Calon Pekerja Migran Asal Garut

JAKARTA,pelindungnegeri.com-  Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menambah alokasi program peningkatan keterampilan (upskilling) bagi calon pekerja migran asal Kabupaten Garut hingga 500 orang untuk tahap kedua. Program ini merupakan hasil pembahasan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dan Kementerian P2MI dalam upaya memperluas kesempatan kerja di luar negeri.

Pembahasan tersebut berlangsung saat Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan kerja dalam rangka Penerimaan Audiensi Pemerintah Daerah dan Lembaga Pendidikan Tinggi dalam Sinergitas Tata Kelola Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Aula K.H. Abdurrahman Wahid, Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Kunjungan ini berfokus pada strategi pembukaan peluang kerja di luar negeri bagi warga Kabupaten Garut serta penguatan program peningkatan keterampilan agar calon pekerja memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengimbau masyarakat agar tidak hanya membatasi pencarian kerja di dalam daerah, tetapi juga berani memanfaatkan peluang kerja di luar negeri dengan tetap mengikuti prosedur resmi pemerintah.

“Jadi saya sampaikan bahwa masyarakat Garut tidak usah berpikir bekerja di Garut (saja) tapi juga bisa di luar negeri. Tentu saja harus memiliki keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan bahasa yang baik dan ikuti prosedur yang ada di pemerintah untuk melindungi kepentingan kita semua,” tegasnya.

Direktur Pembinaan Kelembagaan Vokasi Pekerja Migran Indonesia, Abri Danar Prabawa, menyambut positif komitmen Pemkab Garut dalam menyiapkan calon pekerja migran yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja internasional.

“Ayo warga Garut jadikan warga yang siap bekerja ke luar negeri, tingkatkan kompetensinya, skill, soft skill, mental. Kesempatan bekerja di luar negeri semakin terbuka, kita pastikan semua proses sesuai dengan prosedur,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu

Abri menambahkan, penyiapan Balai Latihan Kerja (BLK) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) menjadi salah satu kunci untuk membekali calon pekerja dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan pasar kerja.

“Bekerja aman, hasil menggembirakan, keluarga sejahtera. Dengan perlindungan terjamin dan keterampilan sesuai pasar kerja, warga Garut bisa menjadi tenaga kerja berkompetensi kelas dunia,” tambahnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana, menyampaikan bahwa hasil pertemuan tersebut mencakup tambahan alokasi program upskilling dari Kementerian P2MI hingga 500 peserta untuk tahap kedua.

Pada tahap pertama, program upskilling diikuti 120 orang dengan fokus pelatihan barista kopi dan pengelasan (welding). Program tersebut menawarkan jaminan penempatan kerja di luar negeri dengan estimasi gaji di atas Rp15 juta per bulan.

Selain itu, kolaborasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Kementerian Ketenagakerjaan juga telah melaksanakan program upskilling bagi sekitar 450 orang untuk sektor formal dan informal.

“Untuk tahap kedua hasil kemaren diskusi di KP2MI kita dapat alokasi upskiling 500 orang. dari BLK dan LPK. Untuk tahap kedua bulan November penempatan kerja di bulan Februari 2027 kerjasama denga LPK besok mau di rapatkan dengan LPKnya,” jelas Nia Gania.

Melalui kerja sama Pemkab Garut dan Kementerian P2MI, diharapkan calon pekerja migran asal Garut memiliki daya saing tinggi, memperoleh perlindungan hukum, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.

*(D.R.G)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Terima Audiensi Forum Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Garut Bersatu
Disnakertrans Garut Ingatkan Warga Hindari Jalur Nonprosedural untuk Bekerja di Luar Negeri
Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Sekda dan Kepala Bakesbangpol Selama 35 Tahun
Pasir Tongkang Diduga Ilegal Masuk Batam untuk Menopang Pertumbuhan Konstruksi
Sambut HUT PGRI ke-81, PGRI Garut Kota Gelar Lomba Mewarnai, 390 Anak TK Tunjukkan Kreativitas
Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah
Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu
Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Kementerian P2MI Tambah Alokasi Pelatihan bagi Calon Pekerja Migran Asal Garut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Bupati Garut Terima Audiensi Forum Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Garut Bersatu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Disnakertrans Garut Ingatkan Warga Hindari Jalur Nonprosedural untuk Bekerja di Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Sekda dan Kepala Bakesbangpol Selama 35 Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Pasir Tongkang Diduga Ilegal Masuk Batam untuk Menopang Pertumbuhan Konstruksi

Berita Terbaru