Putih Sari Sosialisasikan Penggunaan Obat dan Alkes Produksi Dalam Negeri di Karawang

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KARAWANG,JABAR |Pelindungnegeri.com–
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Drg. Putih Sari menggelar kegiatan sosialisasi peningkatan penggunaan sediaan farmasi dan alat kesehatan produksi dalam negeri. Kegiatan tersebut dilaksanakan di GOR Sport Hall, Jalan Dr. Taruno, Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, pada Kamis (12/03/2026).

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong kemandirian industri farmasi nasional sekaligus meningkatkan penggunaan produk kesehatan buatan dalam negeri. Program tersebut juga sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk impor di sektor kesehatan.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Drg. Putih Sari, dalam sambutannya menegaskan bahwa dukungan terhadap penggunaan obat dan alat kesehatan produksi dalam negeri sangat penting untuk memperkuat ketahanan sektor kesehatan nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah terus mendorong agar fasilitas pelayanan kesehatan, baik rumah sakit, puskesmas, maupun apotek dapat memprioritaskan penggunaan sediaan farmasi dan alat kesehatan produksi dalam negeri. Selain untuk mendukung industri nasional, hal ini juga menjadi langkah strategis menuju kemandirian kesehatan Indonesia,” ujar Putih Sari.

Ia menambahkan, sosialisasi ini juga bertujuan memberikan pemahaman kepada tenaga kesehatan serta masyarakat mengenai kualitas dan keamanan produk farmasi dalam negeri yang telah memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah

Dalam kegiatan tersebut turut hadir perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang sebagai narasumber yang memberikan pemaparan terkait kebijakan dan implementasi penggunaan produk kesehatan dalam negeri.

Perwakilan Kementerian Kesehatan, Yenita Malasari, Apt., M.Sc, selaku Ketua Tim Kerja Pengembangan dan Fasilitas Hilirisasi Bahan Baku dan Sediaan Fitofarmaka Dalam Negeri menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat pengembangan bahan baku obat dan fitofarmaka lokal.

“Kementerian Kesehatan mendorong penguatan hilirisasi bahan baku obat serta pengembangan fitofarmaka dalam negeri agar Indonesia memiliki kemandirian dalam produksi obat dan sediaan farmasi,” jelas Yenita.

Baca Juga:  DKR Pramuka Lingga Bayu Hadir Sambut Kunjungan Kerja Kapolres Mandailing Natal di Polsek Lingga Bayu

Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Warningsih, S.Si., Apt., M.H, selaku Ketua Tim Kerja Kefarmasian dan Alat Kesehatan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan dalam mendukung penggunaan produk kesehatan lokal.

“Penggunaan sediaan farmasi dan alat kesehatan produksi dalam negeri perlu terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan hingga fasilitas pelayanan kesehatan,” ungkap Warningsih.

Hal senada juga disampaikan oleh apt. Eka Muthia Sari, S.Farm, Ketua Tim Kerja Kelompok Substansi Kefarmasian Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. Ia menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar penggunaan produk farmasi dalam negeri semakin meningkat di fasilitas kesehatan di wilayah Karawang.

“Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan serta memastikan penggunaan obat dan alat kesehatan produksi dalam negeri dapat dioptimalkan di fasilitas pelayanan kesehatan,” kata Eka Muthia Sari.

Dalam kegiatan tersebut juga hadir narasumber dari kalangan profesi apoteker, yakni apt. Nia Yuniarsih, M.Farm, selaku Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Karawang sekaligus Apoteker Agent of Change (AOC). Ia menegaskan peran apoteker sangat penting dalam mendukung program penggunaan obat produksi dalam negeri.

“Apoteker sebagai garda terdepan dalam pelayanan kefarmasian memiliki peran strategis sebagai agen perubahan untuk mendorong penggunaan obat dan sediaan farmasi produksi dalam negeri,” jelas Nia Yuniarsih.

Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan masyarakat dan tenaga kesehatan semakin memahami pentingnya mendukung produk kesehatan dalam negeri, sehingga industri farmasi nasional dapat berkembang dan mampu bersaing di tingkat global.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Pabrik ke Dunia Jurnalistik: Kisah Perjuangan Tanpa Batas Seorang Mantan Buruh di Karawang
Camat Baru Sinunukan Mulai Aktif, Fokus Tertib Administrasi dan Kegiatan Keagamaan
900 Warga Desa Cidadap Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Kepala Desa: Sangat Membantu di Tengah Harga Pangan Naik
Miris! Dugaan Peredaran Obat Keras di Depan SD Bojong Sari, Warga Resah
Bupati Halmahera Utara Dorong Digitalisasi Pajak Daerah, Gandeng Bank (Maluku-Malut)
“Rivaldo Djini Sekretaris DPC GAMKI Bidang Organisasi: “Konsolidasi Sudah Kami Bangun Hingga Tingkat Ketua Pemuda Jemaat
Kabar Bayi “Ditemukan” di Simpang Gambir Ternyata Melenceng, Polisi Pilih Jalur Damai
Dari Irigasi Hingga Infrastruktur, H. Empud Basarudin Tawarkan Perubahan Nyata untuk Kertajaya di Pilkades 2026–2034
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:26 WIB

Dari Pabrik ke Dunia Jurnalistik: Kisah Perjuangan Tanpa Batas Seorang Mantan Buruh di Karawang

Selasa, 14 April 2026 - 12:19 WIB

Camat Baru Sinunukan Mulai Aktif, Fokus Tertib Administrasi dan Kegiatan Keagamaan

Selasa, 14 April 2026 - 06:26 WIB

900 Warga Desa Cidadap Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Kepala Desa: Sangat Membantu di Tengah Harga Pangan Naik

Selasa, 14 April 2026 - 02:20 WIB

Miris! Dugaan Peredaran Obat Keras di Depan SD Bojong Sari, Warga Resah

Senin, 13 April 2026 - 23:27 WIB

“Rivaldo Djini Sekretaris DPC GAMKI Bidang Organisasi: “Konsolidasi Sudah Kami Bangun Hingga Tingkat Ketua Pemuda Jemaat

Berita Terbaru