Mr Kim dan Dadang Abdul Haris Siap Sukseskan Silaturahmi Akbar Pers 2026 di Karawang

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, JABAR | Pelindungnegeri.com– Insan pers dari wilayah Bekasi, Karawang dan Purwakarta siap menggelar Silaturahmi Akbar Pers 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026, bertempat di Aula Husni Hamid, Kabupaten Karawang. Kegiatan ini akan menjadi momentum penting bagi para pelaku media dalam memperkuat soliditas dan kebersamaan.

Kabupaten Karawang dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Silaturahmi Akbar Pers 2026. Agenda ini dirancang sebagai ajang mempererat persahabatan, solidaritas dan sinergitas antar insan pers, mulai dari wartawan, redaktur, pemimpin redaksi, CEO media hingga para praktisi media di wilayah Jawa Barat.

Ketua Panitia Silaturahmi Akbar Pers 2026, Doni Ardon, yang juga merupakan CEO Mitranews.net serta menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bekasi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kumpul biasa, melainkan forum strategis untuk memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Sekretaris panitia, Nurdin Syam yang dikenal dengan sapaan Mr Kim, CEO Lintaskarawang.com, menyampaikan bahwa Silaturahmi Akbar Pers 2026 juga menjadi sarana penyampaian aspirasi rekan-rekan jurnalis kepada kepala daerah maupun anggota DPR RI.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kemandirian insan pers, memperkuat kerja sama antar media, serta menghadirkan informasi yang membangun dan mencerdaskan masyarakat,”ujar Nurdin Syam.

Baca Juga:  Pemkab Garut dan Kemenpora Canangkan Program GEMAR di Car Free Day

Posisi Bendahara diemban oleh Dadang Abdul Haris, Pemimpin Redaksi Lintaskarawang.com, yang turut memastikan kesiapan teknis dan administrasi kegiatan berjalan maksimal hingga hari pelaksanaan.

Panitia menargetkan kehadiran ratusan insan pers dari tiga kabupaten, termasuk perwakilan organisasi profesi dan perusahaan media. Selain ajang silaturahmi, kegiatan ini juga direncanakan diisi dengan dialog terbuka serta diskusi strategis terkait tantangan dan masa depan industri media di era digital.

Dengan digelarnya Silaturahmi Akbar Pers 2026 di Karawang, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih kuat antar insan pers, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menjaga independensi, profesionalisme dan integritas jurnalistik di tengah dinamika perkembangan informasi yang semakin cepat.

( RED )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Tegaskan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg Wajib Patuhi HET Rp18.500
Kementerian P2MI Tambah Alokasi Pelatihan bagi Calon Pekerja Migran Asal Garut
Bupati Garut Terima Audiensi Forum Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Garut Bersatu
Disnakertrans Garut Ingatkan Warga Hindari Jalur Nonprosedural untuk Bekerja di Luar Negeri
Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Sekda dan Kepala Bakesbangpol Selama 35 Tahun
Pasir Tongkang Diduga Ilegal Masuk Batam untuk Menopang Pertumbuhan Konstruksi
Sambut HUT PGRI ke-81, PGRI Garut Kota Gelar Lomba Mewarnai, 390 Anak TK Tunjukkan Kreativitas
Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Bupati Garut Tegaskan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg Wajib Patuhi HET Rp18.500

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Kementerian P2MI Tambah Alokasi Pelatihan bagi Calon Pekerja Migran Asal Garut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Bupati Garut Terima Audiensi Forum Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Garut Bersatu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Disnakertrans Garut Ingatkan Warga Hindari Jalur Nonprosedural untuk Bekerja di Luar Negeri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Pasir Tongkang Diduga Ilegal Masuk Batam untuk Menopang Pertumbuhan Konstruksi

Berita Terbaru