Srikandi Garut Nadya Nurazizah Effendi Raih Emas Kejurnas Panahan Junior 2026

- Penulis

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, JABAR | PELINDUNGNEGERI.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Kabupaten Garut. Nadya Nurazizah Effendi, yang mewakili Provinsi Jawa Barat, berhasil meraih Juara 1 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2026 pada kategori Individu Nasional U-18 Putri yang digelar di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Rabu (29/7/2026).

Keberhasilan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut sekaligus ayah Nadya, Ridwan Effendi. Ia mengaku bangga dapat menyaksikan langsung perjuangan putrinya hingga berhasil mempersembahkan medali emas bagi Jawa Barat.
“Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih, coach, tim, serta semua pihak yang telah memberikan doa, dukungan, dan motivasi. Terima kasih juga kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Garut yang terus memberikan perhatian kepada atlet. Semoga prestasi ini menambah perbendaharaan prestasi olahraga Kabupaten Garut,” ujar Ridwan melalui pesan WhatsApp, Kamis (30/7/2026).

Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana. Menurutnya, keberhasilan Nadya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Garut sekaligus motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya.
“Mudah-mudahan Nadya menjadi atlet kebanggaan Kabupaten Garut, Jawa Barat, bahkan dapat menembus ajang PON dan level yang lebih tinggi. Semoga prestasi ini memberi semangat bagi atlet-atlet lain untuk terus meningkatkan kemampuan sehingga Garut semakin dikenal sebagai daerah yang melahirkan atlet-atlet potensial,” ujarnya.

Ajang MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026 diikuti ratusan atlet panahan junior dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain meraih medali emas pada nomor individu, Nadya yang merupakan siswi kelas IX SMPN 2 Garut dan atlet Siliwangi Archery Club Garut (SACG) juga sukses menyumbangkan medali perak pada kategori Beregu Nasional U-18 Putri.

Secara keseluruhan, kontingen Jawa Barat berhasil menempati Juara Umum II, berada di bawah Jawa Tengah sebagai Juara Umum I dan di atas DKI Jakarta.

Prestasi Nadya menjadi bukti bahwa atlet-atlet muda Kabupaten Garut mampu bersaing di tingkat nasional dan diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengukir prestasi di dunia olahraga.

(Deden Rudi Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian P2MI Tambah Alokasi Pelatihan bagi Calon Pekerja Migran Asal Garut
Bupati Garut Terima Audiensi Forum Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Garut Bersatu
Disnakertrans Garut Ingatkan Warga Hindari Jalur Nonprosedural untuk Bekerja di Luar Negeri
Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Sekda dan Kepala Bakesbangpol Selama 35 Tahun
Pasir Tongkang Diduga Ilegal Masuk Batam untuk Menopang Pertumbuhan Konstruksi
Sambut HUT PGRI ke-81, PGRI Garut Kota Gelar Lomba Mewarnai, 390 Anak TK Tunjukkan Kreativitas
Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah
Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Kementerian P2MI Tambah Alokasi Pelatihan bagi Calon Pekerja Migran Asal Garut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Bupati Garut Terima Audiensi Forum Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Garut Bersatu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Disnakertrans Garut Ingatkan Warga Hindari Jalur Nonprosedural untuk Bekerja di Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Sekda dan Kepala Bakesbangpol Selama 35 Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Pasir Tongkang Diduga Ilegal Masuk Batam untuk Menopang Pertumbuhan Konstruksi

Berita Terbaru