ROKOK ILEGAL MERAJALELA DI BATAM: ANGGOTA DPRD RIVAL PRIBADI GEBRAK BEA CUKAI, “BONGKAR SAMPAI AKAR!”

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

_Brand Manchester Dijual Bebas Tanpa Pita Cukai, Rival: Di Mana Pengawasan Bea Cukai?_

Batam,pelindungnegeri.com – Rokok ilegal di Batam sudah tak lagi sembunyi-sembunyi. Brand Manchester dijual bebas tanpa pita cukai, dari kios kecil sampai distributor besar. Fenomena ini memicu gebrakan keras dari DPRD Kota Batam.

FORKOPIMCAM LINGGA BAYU GELAR TEMURAMAH DI LINGKUNGAN KECAMATAN

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota DPRD Kota Batam Rival Pribadi mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, khususnya instansi di Batam, bertindak serius. Bukan razia seremonial, tapi bongkar jaringan sampai aktor utama.

“Ini bukan lagi soal satu-dua bungkus. Peredarannya sudah sistematis, masif, dan terbuka. Hampir di setiap kawasan ada. Kalau dibiarkan, publik berhak bertanya: di mana pengawasan Bea Cukai?” tegas Rival kepada wartawan, Jumat [19/6/2026].

*Tanda Tanya Besar: Celah Pengawasan di Kota Industri*

Batam adalah kawasan strategis, lalu lintas barang padat, pintu masuk internasional. Logikanya, pengawasan barang kena cukai harus ketat. Tapi faktanya, rokok tanpa cukai jenis Manchester beredar luas sampai warung-warung kecil.

“Kalau bisa masuk dan tersebar sampai hilir, berarti ada masalah serius dari hulu ke hilir. Siapa pemasoknya? Siapa distributornya? Jalur masuknya lewat mana? Itu yang harus ditelusuri,” ujar Rival.

Menurutnya, rantai pasok rokok ilegal ini kuat, terorganisir, dan sulit dipercaya jalan tanpa celah pengawasan.

PERANGI NARKOBA, SATRESNARKOBA POLRES OGAN ILIR AMANKAN TIGA TERDUGA PENGEDAR SABU DI TANJUNG RAJA, OGAN ILIR

Baca Juga:  Klarifikasi Lettu S, Kini Meletakkan Beban Pembuktian di Pundak Institusi Sebagai TNI Garda Terdepan di NKRI

*Kerugian Negara & Ekonomi Rusak*

Rival menegaskan, rokok tanpa cukai bukan pelanggaran administratif ringan. Ini potensi kerugian negara miliaran rupiah. Penerimaan negara dari cukai hilang, sementara APBN butuh dana untuk kesehatan, pendidikan, dan pembangunan.

Dampak lainnya: persaingan usaha hancur. Pedagang rokok legal yang patuh bayar cukai kalah harga jauh dengan produk ilegal. “Pelaku usaha taat aturan justru dirugikan. Ekosistem usaha sehat dirusak,” katanya.

*Desakan Tegas ke Bea Cukai Batam*

Rival menolak penindakan tambal sulam. Razia pedagang kecil tidak menyelesaikan akar masalah. “Publik ingin tindakan nyata, bukan operasi seremonial. Kalau serius, bongkar sampai ke akar. Siapa pemain besarnya? Itu yang harus diungkap dan diproses hukum,” tegasnya.

Ia meminta Bea Cukai Batam intensifkan patroli, intelijen, dan kerja sama dengan aparat lain. Penindakan harus menyasar gudang, distributor, sampai bandar besar. Bukan hanya warung di ujung.

*Ujian Serius untuk Aparat*

Maraknya rokok ilegal di Batam kini jadi ujian kredibilitas penegak hukum dan otoritas cukai. Tanpa langkah konkret dan konsisten, peredaran rokok tanpa pita cukai akan terus tumbuh, merugikan negara, dan mematikan usaha legal.

Redaksi berpegang pada Kode Etik Jurnalistik: akurat, berimbang, tidak menghakimi. Hingga berita ini tayang, redaksi membuka ruang hak jawab kepada Bea Cukai Batam dan pihak terkait untuk menjelaskan langkah penindakan serta hasil operasi terbaru.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba
MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba
Pendaftaran MTs Attaqwa Naik 10 Persen, MPLS Usung Tema Mata Muda
SPPG Haurkuning Sajikan Menu Sehat, Higienis, dan Sesuai Selera Anak-Anak
Viral di Garut, Sawah Lega Rancamaya mirip Danau Kecil dengan view Gunung Cikuray
MI Attaqwa Terima 96 Siswa Baru, Kepsek Harap Ada Bantuan Penambahan Ruang Kelas
Reses Sidang ke III Jondris Pakpahan Anggota DPRD Siak Fraksi Golkar, Warga Keluhkan Lampu Jalan
Sholat Dhuha Perdana Jadi Momen Perpisahan Kepala SMPN 2 Karangpawitan Jelang Purna Bakti
Berita ini 43 kali dibaca
rokok ilegal Batam, rokok Manchester tanpa cukai, Rival Pribadi DPRD Batam, Bea Cukai Batam, kerugian negara cukai, peredaran rokok ilegal Batam 2026

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:23 WIB

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:27 WIB

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pendaftaran MTs Attaqwa Naik 10 Persen, MPLS Usung Tema Mata Muda

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:17 WIB

SPPG Haurkuning Sajikan Menu Sehat, Higienis, dan Sesuai Selera Anak-Anak

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:14 WIB

MI Attaqwa Terima 96 Siswa Baru, Kepsek Harap Ada Bantuan Penambahan Ruang Kelas

Berita Terbaru