Warga Desa Sedari Tuntut Pertamina PHE ON WJ MB 2 Segera Bayar Upah Pekerja yang Tertunggak Rp 700 Juta

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang,Jawa Barat | PELINDUNGNEGERI.com-
Puluhan warga Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, mendatangi kantor Pertamina PHE ONWJ MB 2 pada Kamis (18/6/2026) untuk menyampaikan tuntutan terkait pembayaran upah pekerjaan yang hingga kini belum mereka terima.

Warga mengaku kecewa karena pekerjaan yang melibatkan masyarakat Desa Sedari telah selesai sejak November 2025. Namun sampai saat ini, upah para pekerja yang diperkirakan mencapai sekitar 700 juta rupiah masih belum dibayarkan.

Ketua LPM Desa Sedari sekaligus Vendor Buruh/Pekerja, Saripudin, mengatakan bahwa masyarakat bersama Pemerintah Desa Sedari telah berulang kali menyampaikan surat dan permohonan kepada pihak Pertamina PHE ONWJ MB 2. Akan tetapi, jawaban yang diterima hanya sebatas imbauan untuk bersabar dan menunggu tanpa adanya kepastian waktu pembayaran.
“Kami sudah terlalu lama menunggu. Masyarakat hanya ingin haknya dibayarkan. Jangan sampai pekerja yang sudah menyelesaikan tugasnya justru terus dibiarkan tanpa kepastian,” tegas Saripudin di hadapan massa aksi.
Menurutnya, yang paling dikeluhkan masyarakat bukan hanya soal tertundanya pembayaran, tetapi juga tidak adanya kepastian kapan hak para pekerja tersebut akan diselesaikan. Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena banyak keluarga yang menggantungkan kebutuhan hidup dari hasil pekerjaan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi tersebut, warga mendesak agar Pertamina PHE ONWJ MB 2 segera mengambil langkah konkret dan memberikan kepastian pembayaran. Mereka menegaskan bahwa apabila tuntutan tersebut terus diabaikan, masyarakat Desa Sedari siap melakukan aksi lanjutan dengan skala yang lebih besar.
“Kami tidak ingin konflik. Namun jika hak masyarakat terus diabaikan dan hanya diminta menunggu tanpa kepastian, warga bisa mengambil langkah yang lebih tegas, termasuk menutup akses logistik menuju area operasional Pertamina,” ujar salah seorang peserta aksi.

Baca Juga:  Latih Suara Rampak Sekar, SDN Karamatwangi 2 Siapkan Pasanggiri Tingkat Kabupaten

Selain menuntut pembayaran upah, masyarakat Desa Sedari juga menyampaikan aspirasi terkait kondisi abrasi pantai yang semakin mengkhawatirkan. Warga meminta Pertamina PHE ONWJ MB 2 turut berperan dalam upaya perlindungan lingkungan pesisir melalui pembangunan breakwater atau turap penahan ombak.

Masyarakat menilai selama ini upaya penanggulangan yang dilakukan perusahaan lebih banyak terfokus pada area operasionalnya sendiri, sementara kawasan pemukiman warga yang terdampak abrasi masih membutuhkan perhatian serius.
“Kami berharap Pertamina tidak hanya melakukan perlindungan di wilayah kerjanya saja. Abrasi yang terjadi juga mengancam lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar. Pertamina adalah perusahaan negara, sudah seharusnya hadir dan peduli terhadap kondisi warga yang berada di sekitar wilayah operasinya,” ungkap warga.

Kepala Desa Sedari, H. Bisri Mustopa, turut hadir mendampingi masyarakat dalam aksi tersebut. Ia berharap persoalan pembayaran upah maupun penanganan abrasi pantai dapat segera ditindaklanjuti sehingga tidak menimbulkan gejolak yang lebih besar di tengah masyarakat.
“Kami berharap semua aspirasi masyarakat dapat didengar dan ditindaklanjuti dengan baik. Penyelesaian yang cepat dan terbuka akan menjaga situasi tetap kondusif serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Meski berlangsung dengan penuh semangat, aksi penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Warga berharap Pertamina PHE ONWJ MB 2 segera memberikan jawaban yang jelas terkait pembayaran upah pekerja serta menunjukkan kepedulian nyata terhadap persoalan abrasi yang terus mengancam pesisir Desa Sedari.

Reporter: wa Qosim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT PGRI ke-81, PGRI Garut Kota Gelar Lomba Mewarnai, 390 Anak TK Tunjukkan Kreativitas
Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah
Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu
Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital
Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif
Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor
Jaga Kekompakan dan Kepedulian Sosial, LSM Elang Mas Pesisir Selatan Pererat Hubungan Antaranggota
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Sambut HUT PGRI ke-81, PGRI Garut Kota Gelar Lomba Mewarnai, 390 Anak TK Tunjukkan Kreativitas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif

Berita Terbaru