Sejumlah Tokoh Masyarakat Pertanyakan Tidak Adanya Undangan dalam Musyawarah Pemilihan Badan Permusyawaratan Daerah(BPD)

- Penulis

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG,PELINDUNGNEGERI.com–Pelaksanaan musyawarah pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Batu Raden menuai sorotan. Sejumlah tokoh masyarakat mengaku tidak menerima undangan untuk menghadiri musyawarah yang menjadi bagian penting dalam proses pemilihan anggota BPD.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat,bukan tidak ingin menghadiri  atau tidak ingin mengikuti kegiatan tersebut,melainkan karena tidak menerima pemberitahuan ataupun undangan resmi dari panitia penyelenggara.”Saya gak ada undangan sama sekali dari tahapan pertama sampai sekarang,sangat menyayangkan tidak adanya undangan kepada tokoh masyarakat.Padahal,saya berharap dapat memberikan masukan demi menghasilkan proses pemilihan yang transparan,terbuka,dan melibatkan seluruh unsur masyarakat,”ujar salah seorang tokoh masyarakat,Sabtu18/07/2026.

Kondisi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat mengenai mekanisme penyelenggaraan musyawarah dan siapa saja yang ditetapkan sebagai peserta.Sejumlah warga berharap panitia dapat memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun dugaan kurangnya keterbukaan dalam proses pemilihan.

Dalam berbagai peraturan daerah di sejumlah wilayah,peserta musyawarah pemilihan BPD umumnya melibatkan unsur tokoh masyarakat,tokoh agama, tokoh perempuan dan unsur masyarakat lainnya sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi desa.Selain itu beberapa pedoman juga mengatur bahwa panitia menyiapkan undangan bagi peserta musyawarah.

Ketua panitia BPD mengatakan bahwa musyawarah yang pernah dilaksanakan sudah mengundang para tokoh-tokoh tersebut,sebagian tokoh masyarakat tersebut mengatakan  tidak ada undangan sama sekali,sejumlah tokoh masyarakat dalam musyawarah tersebut,Masyarakat berharap klarifikasi segera disampaikan agar proses pemilihan BPD tetap berjalan sesuai prinsip transparansi,akuntabilitas dan menjaga kepercayaan publik.

Reporter:  Sopyan/Ambon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu
Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital
Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif
Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor
Jaga Kekompakan dan Kepedulian Sosial, LSM Elang Mas Pesisir Selatan Pererat Hubungan Antaranggota
Sinergi Lintas Sektoral Sukseskan Pelacakan (Tracing) TB Paru di Sejumlah Lokus Wilayah Mandailing Natal
Ketum GERMAS UNGKAP Ade Julhaidir Desak DPR-MPR Tampung Aspirasi Rakyat soal Polemik Putusan MK dan Ijazah Gibran
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor

Berita Terbaru