Sampah Berserakan di Jalan Raya, Warga Desa Haur Gajrug Resah dan Keluhkan Bau Menyengat

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, Banten, Pelindungnegeri.com-
Tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang Jalan Raya Desa Haur Gajrug, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan masyarakat serta pengguna jalan yang melintas.
Pantauan di lokasi menunjukkan sampah rumah tangga bercampur limbah pasar menumpuk di bahu jalan. Kondisi tersebut tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga dikhawatirkan dapat memicu berbagai penyakit serta mencemari lingkungan sekitar.
Awak media berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa (Jaro) Peri, namun nomor telepon yang bersangkutan tidak aktif. Konfirmasi kemudian dilakukan kepada Sekretaris Desa yang akrab disapa Abah. Ia membenarkan bahwa lokasi tersebut memang masuk wilayah Desa Haur Gajrug.
“Memang betul itu masuk desa kami, tapi sampahnya bukan hanya dari warga sini saja. Kebanyakan dari Pasar Gajrug. Untuk pengelola lahannya milik H. Eni, anak menantu almarhum H. Marjuk,” ungkap Sekdes kepada media.
Sejumlah warga mengaku resah dengan kondisi tersebut. Selain bau menyengat, tumpukan sampah juga mengganggu aktivitas sehari-hari dan berpotensi menjadi sumber penyakit.
“Lingkungan bersih adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap ada solusi nyata agar desa kami kembali bersih dan nyaman,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga berharap pemerintah desa bersama instansi terkait segera mengambil langkah tegas, seperti pembersihan rutin, peningkatan pengawasan, serta penyediaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang memadai. Mereka juga mengusulkan adanya jadwal pengangkutan sampah secara berkala agar permasalahan serupa tidak terus berulang.
Dengan adanya perhatian dan kerja sama antara pemerintah serta masyarakat, diharapkan Desa Haur Gajrug dapat kembali menjadi lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.
Reporter: Aris Prastio

Baca Juga:  Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Baru Sinunukan Mulai Aktif, Fokus Tertib Administrasi dan Kegiatan Keagamaan
900 Warga Desa Cidadap Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Kepala Desa: Sangat Membantu di Tengah Harga Pangan Naik
Miris! Dugaan Peredaran Obat Keras di Depan SD Bojong Sari, Warga Resah
Bupati Halmahera Utara Dorong Digitalisasi Pajak Daerah, Gandeng Bank (Maluku-Malut)
“Rivaldo Djini Sekretaris DPC GAMKI Bidang Organisasi: “Konsolidasi Sudah Kami Bangun Hingga Tingkat Ketua Pemuda Jemaat
Kabar Bayi “Ditemukan” di Simpang Gambir Ternyata Melenceng, Polisi Pilih Jalur Damai
Dari Irigasi Hingga Infrastruktur, H. Empud Basarudin Tawarkan Perubahan Nyata untuk Kertajaya di Pilkades 2026–2034
Beroperasi Tanpa HGU: Polemik Puluhan Tahun Lahan PTPN IV Kebun Timur Mandailing Natal”
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 12:19 WIB

Camat Baru Sinunukan Mulai Aktif, Fokus Tertib Administrasi dan Kegiatan Keagamaan

Selasa, 14 April 2026 - 06:26 WIB

900 Warga Desa Cidadap Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Kepala Desa: Sangat Membantu di Tengah Harga Pangan Naik

Selasa, 14 April 2026 - 02:20 WIB

Miris! Dugaan Peredaran Obat Keras di Depan SD Bojong Sari, Warga Resah

Senin, 13 April 2026 - 23:29 WIB

Bupati Halmahera Utara Dorong Digitalisasi Pajak Daerah, Gandeng Bank (Maluku-Malut)

Senin, 13 April 2026 - 23:27 WIB

“Rivaldo Djini Sekretaris DPC GAMKI Bidang Organisasi: “Konsolidasi Sudah Kami Bangun Hingga Tingkat Ketua Pemuda Jemaat

Berita Terbaru