Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai Dukung Perjuangan Adat, Tolak Konflik

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Rohul Riau,Pelindungnegeri.com– Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai menyampaikan pernyataan sikap terkait kebijakan pemerintah dalam penertiban kawasan hutan. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Forum, Irwansyah SM, pada Kamis (12/02/2026).

Dalam keterangannya, Irwansyah menegaskan bahwa Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang didirikan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait penertiban kawasan hutan, kami mendukung seluruh upaya Masyarakat Adat Luhak Tambusai, baik melalui kelompok, koperasi, organisasi maupun lembaga kemasyarakatan lainnya dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat, sepanjang dilakukan secara baik, benar dan untuk kemaslahatan bersama,” ujarnya.

Selain itu, forum secara tegas menolak segala bentuk upaya pembenturan sesama anak bangsa, khususnya sesama anak kemenakan Melayu se-Luhak Tambusai.

Baca Juga:  Kekuasaan Yang Tak Mendengar: Tafsir Budaya atas Penguasa ‘Pakak’ Dan ‘I Dokkon Na Tar Dokkon’ Di Indonesia

“Kami menolak segala bentuk adu domba yang dapat memecah belah persatuan. Jangan sampai sesama anak kemenakan saling berhadapan karena kepentingan tertentu,” tegas Irwansyah.

Forum juga menyatakan kesiapan untuk membuka komunikasi dengan berbagai pihak guna mencari solusi atas berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat Melayu Luhak Tambusai.

Dalam pernyataan tersebut, Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai mengajak seluruh anak kemenakan untuk menjaga persatuan dan hubungan kekerabatan agar tidak mudah dipecah belah oleh kepentingan mana pun.

“Kami berharap semua pihak dapat mengedepankan musyawarah. Mari merangkul, bukan memukul, karena perjuangan ini untuk kepentingan kampung halaman,” tutupnya.

Pernyataan tersebut diakhiri dengan penegasan semangat persatuan: “Takkan hilang Melayu di bumi.”(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu
Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital
Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif
Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor
Jaga Kekompakan dan Kepedulian Sosial, LSM Elang Mas Pesisir Selatan Pererat Hubungan Antaranggota
Sinergi Lintas Sektoral Sukseskan Pelacakan (Tracing) TB Paru di Sejumlah Lokus Wilayah Mandailing Natal
Ketum GERMAS UNGKAP Ade Julhaidir Desak DPR-MPR Tampung Aspirasi Rakyat soal Polemik Putusan MK dan Ijazah Gibran
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor

Berita Terbaru