Bupati Garut Tinjau Isbat Nikah Terpadu, 61 Pasangan Peroleh Fasilitasi Kepastian Hukum Pernikahan

- Penulis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, JABAR | PELINDUNGNEGERI.COM – Pemerintah Kabupaten Garut terus berupaya memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, khususnya pasangan suami istri yang pernikahannya belum tercatat secara resmi oleh negara. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui program Isbat Nikah Terpadu yang digelar di Kantor Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jumat (2/10/2026).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, turun langsung meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pentingnya legalitas pernikahan dan perlindungan hak-hak keluarga.

Program Isbat Nikah Terpadu merupakan salah satu bentuk fasilitasi Pemkab Garut untuk membantu masyarakat yang telah melangsungkan pernikahan secara agama, tetapi belum memiliki dokumen pernikahan yang tercatat secara administrasi negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menjelaskan bahwa pencatatan pernikahan sangat penting untuk memberikan perlindungan hukum kepada pasangan suami istri beserta anak-anak mereka. Melalui program ini, masyarakat mendapatkan kemudahan dalam mengurus pengesahan pernikahan melalui Pengadilan Agama yang melibatkan Kementerian Agama.

Menurutnya, masih adanya praktik pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara resmi berpotensi menimbulkan berbagai persoalan hukum di kemudian hari, terutama berkaitan dengan hak perempuan, anak, dan status hukum keluarga.

“Nah, ini kan akan merugikan kepada keluarganya dan juga nantinya status hukum kalau ada apa-apa, masalah waris, asuransi, dan lain-lain, itu juga akan berdampak,” ungkap Bupati Garut.

Ia berharap melalui pelayanan Isbat Nikah Terpadu, masyarakat semakin memahami pentingnya pencatatan pernikahan sebagai upaya melindungi hak-hak keluarga sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh anggota keluarga.

Untuk meningkatkan efektivitas pelayanan, kegiatan ini juga melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut. Dengan adanya keterlibatan Disdukcapil, pasangan yang pernikahannya telah mendapatkan pengesahan dapat segera mengurus pembaruan dokumen kependudukan, seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Baca Juga:  APRI Kota Tasikmalaya Resmi Miliki Pengurus Baru, Siap Tingkatkan Profesionalisme Penghulu Masa Bakti 2025–2029

Langkah terpadu tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat sehingga tidak perlu menghadapi proses administrasi yang berbelit-belit. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan ketertiban administrasi kependudukan di Kabupaten Garut.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Garut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan program Isbat Nikah Terpadu.

Sementara itu, Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Yayan Waryana, melaporkan bahwa kuota pelayanan Isbat Nikah pada Oktober 2026 diperkirakan mencapai lebih dari 100 pasangan. Program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh legalitas pernikahan dan perlindungan hak-hak keluarga.

Yayan menyebutkan, sepanjang tahun 2026, Pemkab Garut telah memfasilitasi lebih dari 200 pasangan melalui program Isbat Nikah. Ia memastikan bahwa pelayanan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh kepastian hukum atas pernikahannya.

“Selebihnya kita akan berkelanjutan,” pungkas Yayan.

Di sisi lain, Ketua Pengadilan Agama Garut, Ayip, menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti pelayanan sidang Isbat Nikah Terpadu pada kegiatan tersebut berjumlah 61 pasangan. Ia berharap seluruh rangkaian persidangan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan pengesahan pernikahan.

Melalui program Isbat Nikah Terpadu ini, Pemkab Garut berharap semakin banyak keluarga yang memiliki dokumen pernikahan resmi sehingga hak-hak hukum suami, istri, dan anak dapat terlindungi, sekaligus mewujudkan tertib administrasi kependud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu
Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital
Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif
Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor
Jaga Kekompakan dan Kepedulian Sosial, LSM Elang Mas Pesisir Selatan Pererat Hubungan Antaranggota
Sinergi Lintas Sektoral Sukseskan Pelacakan (Tracing) TB Paru di Sejumlah Lokus Wilayah Mandailing Natal
Ketum GERMAS UNGKAP Ade Julhaidir Desak DPR-MPR Tampung Aspirasi Rakyat soal Polemik Putusan MK dan Ijazah Gibran
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor

Berita Terbaru