Bunda PAUD Garut Tekankan Pentingnya Pengembangan Anak Usia Dini secara Holistik

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT,jabar | pelindungnegeri.com- 15 Oktober 2026.Tarogong Kidul* – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Garut, Tinneke Hermina, membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUDHI) di Aula Al Musadadiyah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan PAUD Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Bunda PAUD tingkat kecamatan dan desa se-Kabupaten Garut, pengurus Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Garut, serta ketua dan pengurus Forum Komunikasi Guru (FKG).

Dalam sambutannya, Tinneke mengapresiasi Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, khususnya Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas), yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan pengembangan anak usia dini di Kabupaten Garut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kitapun semua sangat paham dan sangat mengetahui bahwa anak usia dini ini merupakan generasi penerus yang tentu saja akan meneruskan masa depan Kabupaten Garut,” ujar Tinneke.

Ia menegaskan, pembangunan anak usia dini tidak cukup hanya berfokus pada pendidikan di dalam kelas. Anak-anak juga membutuhkan pemenuhan gizi, layanan kesehatan yang memadai, pengasuhan berkualitas, perlindungan dari kekerasan, serta lingkungan keluarga dan masyarakat yang aman untuk mendukung tumbuh kembang secara optimal.

“Nah inilah yang menjadi esensi dari PAUDHI. Upaya pengembangan anak usia dini secara menyeluruh dan terpadu melalui kerja sama berbagai sektor dan pemangku kepentingan,” tambahnya.

Tinneke berharap pendekatan holistik integratif dapat memastikan setiap anak di Kabupaten Garut memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, cerdas, ceria, berkarakter, dan siap memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.

Baca Juga:  Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Iyan Sopiyan, melaporkan bahwa Bimtek tersebut diikuti peserta dari 17 kecamatan se-Kabupaten Garut.

“Kehadiran ini suatu kebanggaan. Alhamdulillah semuanya hadir, tidak ada yang absen,” tuturnya.

Iyan juga menekankan pentingnya tata kelola kelembagaan, khususnya terkait Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) serta Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Ia mengimbau para pengelola yang belum memahami pengelolaan RKAS dan Dapodik secara menyeluruh agar berkoordinasi dengan tim Dapodik Kabupaten Garut supaya program yang direncanakan dapat berjalan tepat sasaran.

Selain itu, Iyan memaparkan program revitalisasi lembaga PAUD. Ia menjelaskan bahwa salah satu persyaratan penting dalam pengajuan revitalisasi adalah status kepemilikan tanah yang harus atas nama yayasan atau lembaga. Data pada Dapodik juga harus diisi dengan benar sesuai kebutuhan di lapangan, mulai dari Alat Permainan Edukatif (APE) dalam dan luar ruangan, rehabilitasi, sarana dan prasarana, hingga fasilitas toilet.

“Kami telah mengusulkan kepada kementerian dan yang di-ACC untuk Kabupaten Garut yang mendapatkan edukasi hampir 155 lembaga. Nanti tahun 2027 kamipun sudah mengusulkan. Nah tinggal bapak/ibu mempersiapkan itu seperti surat tanah, Dapodiknya, menu apa yang dibutuhkan, nah itu harus sesuai,” pungkas Iyan.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat, dilanjutkan pemaparan materi oleh narasumber dan sesi tanya jawab.

*(D R.G)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu
Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital
Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif
Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor
Jaga Kekompakan dan Kepedulian Sosial, LSM Elang Mas Pesisir Selatan Pererat Hubungan Antaranggota
Sinergi Lintas Sektoral Sukseskan Pelacakan (Tracing) TB Paru di Sejumlah Lokus Wilayah Mandailing Natal
Ketum GERMAS UNGKAP Ade Julhaidir Desak DPR-MPR Tampung Aspirasi Rakyat soal Polemik Putusan MK dan Ijazah Gibran
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor

Berita Terbaru