Bencana banjir bandang atau galodo menerjang galodo tersebut mengakibatkan dua warga menjadi korban.

- Penulis

Minggu, 27 September 2026 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLOK (SUMBAR)PELINDUNG NEGERI.COM– Bencana banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Aia Baliang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9/2026) malam. Bencana tersebut mengakibatkan korban jiwa dan membawa material lumpur, batu serta kayu ke sejumlah kawasan terdampak.

Dalam laporan langsung dari lokasi kejadian, terlihat kawasan aliran Sungai Air Baliang yang diduga menjadi salah satu jalur derasnya air dari wilayah hulu menuju kawasan di bawahnya. Aliran material galodo diperkirakan menjangkau sekitar dua kilometer.

Berdasarkan informasi awal di lapangan, galodo tersebut mengakibatkan dua warga menjadi korban. Satu korban telah ditemukan, sementara satu warga lainnya yang diketahui sedang berada di ladang sekitar sungai sempat dilaporkan hilang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awak media Sumbar AWI(amiansi wartawan indonesia)dpc Kep Mentawai,,gusnidawati/ami  bersama tim LSM ELANG MAS pesisir Selatan yang berada di lokasi didampingi petugas BPBD dan seorang relawan untuk melihat langsung kondisi kawasan yang terdampak bencana serta memperoleh keterangan mengenai penanganan yang dilakukan.

Baca Juga:  Sosialisasi Bangga Kencana di Karyamulya, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga

Peristiwa galodo ini menjadi perhatian karena derasnya aliran air dari kawasan hulu berpotensi membawa material yang dapat membahayakan warga yang tinggal maupun beraktivitas di sepanjang aliran sungai.

Pemerintah daerah bersama BPBD dan tim gabungan melakukan penanganan darurat, termasuk pencarian korban, pendataan dampak, serta pembersihan material yang terbawa arus. Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan bencana susulan.

Masyarakat berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat memperkuat langkah antisipasi, termasuk melakukan evaluasi kondisi sungai, penanganan kawasan hulu, serta menyiapkan sistem peringatan dini untuk mengurangi risiko bencana serupa.

Sementara itu, berdasarkan perkembangan penanganan yang diberitakan pada 25 September 2026, seluruh korban yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan operasi SAR khusus dinyatakan berakhir. Pemerintah dan petugas gabungan tetap melanjutkan kesiapsiagaan serta penanganan pascabencana.

Penulis : NurD

Editor : Nur Diani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu
Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital
Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif
Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor
Jaga Kekompakan dan Kepedulian Sosial, LSM Elang Mas Pesisir Selatan Pererat Hubungan Antaranggota
Sinergi Lintas Sektoral Sukseskan Pelacakan (Tracing) TB Paru di Sejumlah Lokus Wilayah Mandailing Natal
Ketum GERMAS UNGKAP Ade Julhaidir Desak DPR-MPR Tampung Aspirasi Rakyat soal Polemik Putusan MK dan Ijazah Gibran
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor

Berita Terbaru