*Makna “Kersamenak”: Kemauan Para Bangsawan untuk Membangun Desa*
Garut, Jabar, pelindungnegeri.com- Kepala Desa Kersamenak, A. Rival Syamsiar, S.H., mengajak seluruh masyarakat untuk ikut memperingati dan mengenang para pahlawan dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kebersamaan dan gotong royong.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Keinginan memelihara lingkungan dan penertiban sosial ini harus diwujudkan. Sehingga keinginan itu akan lahir. Kita tidak membedakan antara ‘menak’ dan bukan ‘menak’. Karena kemauan itu harus berbaur dengan masyarakat, dengan kondisi apapun, dengan status sosial apapun,” ujarnya.
Beliau menekankan pentingnya kesetaraan. Tidak ada pembatas antara pemerintah desa dengan masyarakatnya.
“Yang ada hanya kondusif. Meneladani para pahlawan dalam rangka menjaga kekondusifan. Spirit ini yang harus kita adakan. Mana mungkin bangsa Indonesia merdeka kalau tidak ada kebersamaan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Kades Rival menyampaikan bahwa kemajuan desa hanya bisa diraih jika dikerjakan bersama-sama.
“Tidak bisa hanya menyibukkan kepala desa saja. Bukan hanya tentang kemasyarakatan, tapi seluruh stakeholder yang ada di Desa Kersamenak harus bahu membahu untuk memajukan desa. Spirit pejuang, spirit kebersamaan. Silakan adakan lomba-lomba di mana saja dengan semangat menghibur masyarakat, itu dipersilakan,” katanya.
Ia juga mengingatkan makna nama “Kersamenak” sebagai warisan leluhur.
“Ketika berbicara Kersamenak, ini bukan hanya sekadar nama desa. Tapi adalah warisan para leluhur yang diwariskan kepada kita semua. Yang saya pahami, Kersamenak ini bukan tentang nama desa, tetapi konsep bagaimana kita bersosial, bagaimana kita berhubungan dengan sesama manusia.
‘Kersa’ dalam bahasa Sunda artinya mempunyai kemauan, mempunyai keinginan. ‘Menak’ artinya orang yang terpandang, bangsawan. Jadi para bangsawan mempunyai kehendak untuk memajukan bersama,” pungkasnya.
*(Deden Rudi Gunawan)*















