KETUM PITI DR. IPONG HEMBING PUTRA: UNGGAHAN TIKTOK “KETAKUTAN TRAGEDI 1998 DEMI OLIGARKI” HOAKS, MASYARAKAT JANGAN TERPANCING

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,pelindungnegeri.com – Ketua Umum Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia [PITI] Dr. Ipong Hembing Putra meminta masyarakat Indonesia tidak terpancing unggahan di TikTok dan Instagram yang mengaitkan pernyataan Menteri Pertahanan RI dengan ketakutan terulangnya tragedi 1998 demi melindungi kepentingan oligarki. Ia menegaskan narasi itu hoaks dan merupakan disinformasi.

Dipimpin Ustadz Muhammad Yaskur Gobel, TPQ Nurul Iman Winenet Loloskan 3 Duta Qur’ani ke Tingkat Sulut

Pernyataan disampaikan merespons pesan berantai yang memotong dan memanipulasi konteks,Minggu [31/5/2026].

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

*“Keterangan Resmi Menhan” yang Dicatut Adalah Hoaks*

PITI menegaskan, pernyataan “Keterangan resmi Menteri Pertahanan RI” yang beredar di media sosial dan mengaitkan ketakutan terhadap peristiwa 1998 untuk mengamankan oligarki adalah tidak benar.

“Pesan yang beredar di berbagai platform seperti TikTok dan Instagram tersebut merupakan disinformasi yang memanipulasi dan memotong narasi dari konteks yang sebenarnya,” ujar Dr. Ipong Hembing Putra.

*Fakta Sebenarnya Menurut PITI*

1. *Pencatutan Konteks*: Narasi tersebut dicatut dari pernyataan resmi pemerintah atau rekaman sidang Kabinet terkait instruksi untuk bertindak tegas terhadap aksi anarkis atau perusakan fasilitas umum demi menjaga ketertiban. Bukan terkait ketakutan akan peristiwa politik 1998.

Baca Juga:  Tokoh-Tokoh Pemimpin di Bitung Dianugerahi Gelar Adat Minahasa, Simbol Penghormatan atas Dedikasi untuk Rakyat dan Persatuan Bangsa

2. *Klarifikasi Pejabat*: Kementerian Pertahanan tidak pernah mengeluarkan siaran pers, pernyataan resmi, atau instruksi yang menyatakan ketakutan terhadap tragedi 1998 untuk melindungi kepentingan oligarki.

3. *Fokus Menhan RI*: Fokus resmi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin secara konsisten tertuju pada revitalisasi kekuatan pertahanan dan kesiapan TNI dalam menghadapi tantangan geopolitik global serta ancaman multidomain.

*Imbauan: Cek Kebenaran Sebelum Sebar*

Dr. Ipong mengingatkan publik agar tidak mudah terprovokasi. “Kesimpulannya, pesan tersebut sengaja dibuat untuk memprovokasi keresahan publik dengan menghubung-hubungkan peristiwa masa lalu dengan situasi politik dan ekonomi saat ini,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat mengecek kebenaran informasi hanya melalui kanal resmi Kemhan RI, Istana Kepresidenan, dan media kredibel. Penyebaran hoaks dapat dijerat UU No. 1 Tahun 2024 perubahan kedua UU ITE Pasal 28 ayat 1 tentang penyebaran informasi menyesatkan.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi telah berupaya mengakses situs resmi Kemhan RI untuk konfirmasi lebih lanjut dan membuka ruang hak jawab bagi pihak yang merasa dirugikan sesuai Pasal 5 UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Pesan akhir PITI: Jangan biarkan hoaks memecah persatuan. Bijaklah di media sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SELAMAT HARI LAHIR PANCASILA 1 JUNI 2026: KUKUHKAN PERSATUAN, JAGA NILAI LUHUR, BANGUN INDONESIA MAJU BERLANDASKAN IDEOLOGI NEGARA
Dipimpin Ustadz Muhammad Yaskur Gobel, TPQ Nurul Iman Winenet Loloskan 3 Duta Qur’ani ke Tingkat Sulut
Jika Ijazah Ditahan Karena Uang Komite, AMAK Sulut Minta Kejari dan Dinas Pendidikan Bertindak Tegas
BK DPRD Kepri Harusnya Sidang Iman Sutiawan yang ‘Bermoge tanpa SIM dan Helm”
Ketua TKBM Amir Inaku Moputy Bersama Pengurus dan Pengawas Persembahkan Sapi Kurban untuk Pekerja
ISU LAMA KEMBALI DIANGKAT! PEMBERITAAN SARA DAN DUGAAN BBM DI MARKAS MILITER KEMBALI DIMUAT, PUBLIK PERTANYAKAN MOTIFNYA
Tokoh-Tokoh Pemimpin di Bitung Dianugerahi Gelar Adat Minahasa, Simbol Penghormatan atas Dedikasi untuk Rakyat dan Persatuan Bangsa
Tokambahu Meledak! Mantan Kanit Harda Bongkar Dugaan Permainan Lahan PT AMI, Gadapaksi: Jangan Rampas Tanah Rakyat Berkedok Negara
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 01:45 WIB

SELAMAT HARI LAHIR PANCASILA 1 JUNI 2026: KUKUHKAN PERSATUAN, JAGA NILAI LUHUR, BANGUN INDONESIA MAJU BERLANDASKAN IDEOLOGI NEGARA

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:31 WIB

KETUM PITI DR. IPONG HEMBING PUTRA: UNGGAHAN TIKTOK “KETAKUTAN TRAGEDI 1998 DEMI OLIGARKI” HOAKS, MASYARAKAT JANGAN TERPANCING

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:26 WIB

Dipimpin Ustadz Muhammad Yaskur Gobel, TPQ Nurul Iman Winenet Loloskan 3 Duta Qur’ani ke Tingkat Sulut

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:07 WIB

Jika Ijazah Ditahan Karena Uang Komite, AMAK Sulut Minta Kejari dan Dinas Pendidikan Bertindak Tegas

Kamis, 28 Mei 2026 - 02:19 WIB

BK DPRD Kepri Harusnya Sidang Iman Sutiawan yang ‘Bermoge tanpa SIM dan Helm”

Berita Terbaru