Pelindungnegeri.com Minut–Bitung, Sulawesi Utara — 30 April 2026 – Kondisi akses jalan penghubung antara Desa Pinenek, Likupang, Kabupaten Minahasa Utara dan Pinasungkulan, Kota Bitung, kian memprihatinkan. Kerusakan parah berupa retakan di badan jalan hingga ancaman longsor membuat jalur vital tersebut berubah menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga.
Masyarakat pun angkat suara. Mereka mendesak pemerintah serta Balai Jalan Nasional Sulawesi Utara untuk segera mempercepat perbaikan sekaligus melakukan pelebaran jalan, agar aktivitas warga tidak terus terganggu dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir.
“Mewakili Warga Desa Pinenek, Stenly Cristovel Sigar, S.Fils menyampaikan: ultimatum tegas kepada pihak terkait. Ia menegaskan bahwa perbaikan jalan tidak boleh lagi ditunda atau sekadar menjadi janji tanpa realisasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bukan lagi soal kenyamanan, tapi keselamatan. Jangan sampai pemerintah hanya memberi harapan tanpa tindakan nyata. Kami minta segera diperbaiki dan diperlebar,” tegas Stenly.
Akses jalan tersebut diketahui merupakan jalur utama penunjang aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menjadi lintasan harian bagi para pelajar. Kondisi jalan yang rusak berat membuat warga harus ekstra hati-hati, bahkan tidak sedikit yang merasa terancam setiap kali melintas.
Warga dari Desa Pinenek, Likupang hingga Pinasungkulan berharap ada langkah cepat dan konkret dari pemerintah. Mereka menilai, jika terus dibiarkan, kerusakan jalan bisa berujung pada kecelakaan fatal hingga terputusnya akses antarwilayah.
Sorotan juga diarahkan kepada anggota DPRD di Minahasa Utara dan Kota Bitung. Warga meminta para wakil rakyat tidak tinggal diam dan segera merespons aspirasi masyarakat dengan mendesak Balai Jalan Nasional Sulawesi Utara agar segera merealisasikan pekerjaan perbaikan dan pelebaran jalan tersebut.
“Jangan tunggu ada korban baru bergerak. Ini kebutuhan mendesak masyarakat,” tambahnya.
Dengan kondisi yang semakin mengkhawatirkan, warga menegaskan bahwa perbaikan jalan ini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan yang harus segera diwujudkan demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari.
(Noval)



















