Jalan Poros Desa Intan Jaya Jadi “Sawah Dadakan”, Ibu-Ibu dan Anak-Anak Tanam Pisang di Tengah Lumpur. “Terlalu”

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak,Banten. Pelindungnegeri.com – Aksi unik sekaligus menyentil terjadi pada Jumat, 13 Februari 2026, di Kp. Parung Lampung RT 01/RW 01, Desa Intan Jaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Sejumlah ibu-ibu bersama anak-anak kompak menanam pohon pisang dan padi di badan jalan poros desa yang rusak parah dan berlumpur.

Jalan poros Desa Intan Jaya yang menjadi akses penghubung lintas Desa Cikulur dan Gunung Anten itu kini berubah bak “sawah dadakan” saat musim hujan tiba. Genangan air dan lumpur tebal membuat kendaraan sulit melintas, bahkan pejalan kaki pun harus ekstra hati-hati agar tidak terpeleset.

Aksi tanam pisang tersebut menjadi simbol protes warga terhadap kondisi infrastruktur yang dinilai tak kunjung mendapat perhatian serius. Warga menilai jalan tersebut merupakan urat nadi aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan di lokasi, anak-anak sekolah tampak berjalan perlahan melewati lumpur. Para pedagang sayur pun menjadi korban. Beberapa di antaranya dilaporkan terjatuh akibat licinnya jalan, sehingga dagangan rusak dan mengalami kerugian.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekecewaannya kepada awak media.

“Pagi-pagi berangkat masih rapih, pulangnya malah kotor karena jalan becek dan berlumpur. Banyak tukang sayuran pada jatuh karena licinnya jalan ini. Katanya Lebak Ruhay, tapi kenyataannya jalan kok seperti ini. Kami minta segera diperbaiki,” ujarnya dengan nada kecewa.

Baca Juga:  PERKUAT PERSAUDARAAN DALAM KEBHINEKAAN, KAPOLRES OGAN ILIR OLAHRAGA DAN DIALOG BERSAMA MAHASISWA PAPUA DI UNSRI

Menurut warga, aksi tersebut bukan sekadar sensasi, melainkan bentuk jeritan masyarakat kecil yang setiap hari harus berjuang melintasi jalan berlumpur demi mencari nafkah dan menuntut ilmu.

Masyarakat mendesak Pemerintah Desa Intan Jaya agar lebih responsif dan segera mengambil langkah konkret, baik melalui perbaikan darurat maupun pengajuan anggaran ke tingkat kabupaten. Tak hanya itu, warga juga meminta Pemerintah Kabupaten Lebak turun langsung melihat kondisi riil di lapangan.

“Ini jalan poros desa, akses utama warga. Jangan sampai dibiarkan terus. Kami butuh tindakan nyata,” ujar warga lainnya.

Aksi tanam pisang di jalan rusak ini pun menuai perhatian dan berpotensi viral di media sosial. Warga berharap suara mereka didengar dan segera direspons dengan langkah nyata, agar jalan poros Desa Intan Jaya tidak lagi menjadi simbol ironi pembangunan di Kabupaten Lebak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak desa maupun pemerintah kabupaten terkait tuntutan warga. Masyarakat berharap slogan pembangunan tidak hanya menjadi narasi, tetapi benar-benar hadir dalam bentuk perbaikan yang bisa dirasakan langsung.

(Reporter Aris Prastio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba
MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba
Pendaftaran MTs Attaqwa Naik 10 Persen, MPLS Usung Tema Mata Muda
SPPG Haurkuning Sajikan Menu Sehat, Higienis, dan Sesuai Selera Anak-Anak
Viral di Garut, Sawah Lega Rancamaya mirip Danau Kecil dengan view Gunung Cikuray
MI Attaqwa Terima 96 Siswa Baru, Kepsek Harap Ada Bantuan Penambahan Ruang Kelas
Reses Sidang ke III Jondris Pakpahan Anggota DPRD Siak Fraksi Golkar, Warga Keluhkan Lampu Jalan
Sholat Dhuha Perdana Jadi Momen Perpisahan Kepala SMPN 2 Karangpawitan Jelang Purna Bakti
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:23 WIB

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:27 WIB

MTs Najaahan Ke Bayongbong Buka 2 Rombel Baru, Gandeng Polsek Isi Materi Cegah Kekerasan dan Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pendaftaran MTs Attaqwa Naik 10 Persen, MPLS Usung Tema Mata Muda

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:17 WIB

SPPG Haurkuning Sajikan Menu Sehat, Higienis, dan Sesuai Selera Anak-Anak

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:14 WIB

MI Attaqwa Terima 96 Siswa Baru, Kepsek Harap Ada Bantuan Penambahan Ruang Kelas

Berita Terbaru