Pelindungnegeri.com
SINTANG, KALIMANTAN BARAT — Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menangani persoalan sampah dan menjaga infrastruktur lingkungan. Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi nyata dari seluruh elemen masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Ronny saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kecamatan Sintang yang digelar di Rumah Adat Melayu Sintang, Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan ini dihadiri unsur DPRD Kabupaten Sintang, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, lurah, kepala desa, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Ronny menyoroti persoalan sampah di wilayah perkotaan yang dinilai masih menjadi tantangan bersama. Menurutnya, upaya pemerintah dalam menyediakan sarana dan regulasi harus dibarengi dengan kesadaran serta kedisiplinan warga dalam membuang sampah pada tempatnya.
“Kalau hanya mengandalkan pemerintah, persoalan sampah tidak akan selesai. Perlu kesadaran bersama dan semangat gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Ia mendorong masyarakat untuk kembali mengaktifkan kegiatan kerja bakti secara rutin di lingkungan masing-masing. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan tersebut juga dinilai mampu mempererat kebersamaan antarwarga.
Tidak hanya persoalan sampah, Ronny juga menekankan pentingnya perawatan infrastruktur sejak dini. Ia menjelaskan bahwa kerusakan ringan pada jalan lingkungan, drainase, maupun fasilitas umum lainnya dapat dicegah jika ada kepedulian dan perawatan bersama.
“Kalau ada kerusakan kecil, segera ditangani secara swadaya. Jangan menunggu sampai rusak parah. Namun untuk kerusakan berat, silakan dilaporkan agar bisa dimasukkan dalam prioritas program pembangunan daerah,” ujarnya.
Dalam forum Musrenbang tersebut, Ronny meminta pemerintah kelurahan dan desa menyusun usulan pembangunan secara terukur, berbasis data, dan sesuai skala prioritas. Ia menegaskan bahwa perencanaan yang baik akan menentukan efektivitas pelaksanaan program di lapangan.
Menurutnya, pemetaan kebutuhan yang tepat akan membantu pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran secara lebih tepat sasaran dan berkeadilan.
Menutup arahannya, Ronny berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat demi mewujudkan Kabupaten Sintang yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.
“Pembangunan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Penerbit: DUMIYANTO
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT



















