TPA Pasir Bajing Kembali Dibuka, Bupati Garut Perketat Pengawasan

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUTjabar,pelindungnegeri.com-  14 Oktober 2026.Tarogong Kidul* – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memastikan penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing hampir sepenuhnya tuntas. Kendaraan pengangkut sampah kini sudah dapat kembali masuk dan beroperasi secara normal. Hal tersebut disampaikannya usai memberikan keterangan pers, Rabu (14/10/2026).

Bupati menyebutkan, titik api di kawasan TPA sudah jauh berkurang dan penanganan kebakaran telah mencapai hampir 99 persen.

“Tadi laporan terbaru saya bahwa sudah hampir 99% tertangani,” ujar Bupati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi kekecewaan masyarakat yang berujung pada krisis kepercayaan terhadap pengelolaan TPA, Syakur menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut memahami kondisi tersebut. Pemerintah akan memberikan bantuan dan mencari solusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia juga menyoroti ketimpangan antara volume sampah yang masuk dan anggaran pengelolaan yang tersedia. Setiap hari, sekitar 300 ton sampah masuk ke TPA Pasir Bajing.

“Kita bisa bayangkan sehari ada 300 ton sampah yang masuk, sedangkan anggaran cuman 12 miliar,” ungkapnya.

Syakur merinci, dari total anggaran Rp17 miliar yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hanya Rp5 miliar dialokasikan untuk pengelolaan TPA Pasir Bajing, sedangkan Rp12 miliar digunakan untuk biaya mobilisasi.

Baca Juga:  Kapolres Cianjur Dan FKUB Menghadiri Perayaan Tahun Baru Imlek si Vihara bhumi pharsija

Untuk penanganan jangka panjang, Pemkab Garut akan menambah anggaran pengelolaan TPA Pasir Bajing, termasuk memperluas zona penyangga atau *buffer zone*. Tambahan anggaran direncanakan melalui anggaran perubahan dan kembali ditingkatkan pada 2027.

“Itu kan tidak bisa sekaligus. Tapi tadi saya sampaikan bahwa dalam anggaran perubahan akan ada alokasi untuk itu. Tahun 2027 kita akan alokasi lebih banyak lagi supaya bisa mendekati ideal,” tambahnya.

Terkait penyebab kebakaran, Bupati menyebutkan adanya dugaan kelalaian, seperti pembuangan puntung rokok yang dapat memicu api. Tumpukan sampah juga berpotensi menghasilkan gas metana yang mudah terbakar jika terkena sumber api.

Karena itu, ia meminta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) memperketat pengawasan dan lebih aktif melibatkan warga setempat dalam menjaga keamanan lingkungan TPA.

“Kita juga tidak serta-merta menyalahkan satu pihak, tapi ini menjadi pembelajaran untuk kita semua dan pasti kita evaluasi semuanya. Evaluasi mulai dari UPTD-nya, dinasnya, semuanya kita evaluasi. Ini butuh waktu serta tidak bisa diselesaikan dengan waktu yang sangat singkat,” pungkas Bupati.

*(D R.G)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasir Tongkang Diduga Ilegal Masuk Batam untuk Menopang Pertumbuhan Konstruksi
Sambut HUT PGRI ke-81, PGRI Garut Kota Gelar Lomba Mewarnai, 390 Anak TK Tunjukkan Kreativitas
Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah
Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu
Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital
Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif
Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Pasir Tongkang Diduga Ilegal Masuk Batam untuk Menopang Pertumbuhan Konstruksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Sambut HUT PGRI ke-81, PGRI Garut Kota Gelar Lomba Mewarnai, 390 Anak TK Tunjukkan Kreativitas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital

Berita Terbaru